0
Tuesday 18 February 2025 - 03:49
AS dan Gejolak Suriah:

AS: Serangan Udara di Suriah Membunuh Pemimpin Senior Kelompok Afiliasi Al-Qaeda

Story Code : 1191258
American soldiers patrol near a prison that was attacked by ISIS militants in al-Hasakah, Syria
American soldiers patrol near a prison that was attacked by ISIS militants in al-Hasakah, Syria
Militer AS mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka telah melakukan serangan udara presisi di Suriah, yang menewaskan anggota kelompok yang berafiliasi dengan al-Qaeda.
 
Dalam sebuah pernyataan di X, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebutkan bahwa serangan itu terjadi pada hari Sabtu di barat laut Suriah, menargetkan dan membunuh "seorang pejabat senior di bidang keuangan dan logistik dari organisasi teroris Hurras al-Din (HaD), sebuah kelompok afiliasi al-Qaeda."
 
CENTCOM tidak mengungkapkan identitas individu yang menjadi target tersebut.
 
Pasukan CENTCOM Membunuh Pejabat Senior Kelompok Afiliasi Al-Qaeda Hurras al-Din
Pada 15 Februari, Pasukan Komando Pusat AS (CENTCOM) melakukan serangan udara presisi di barat laut Suriah, menargetkan dan membunuh seorang pejabat senior di bidang keuangan dan logistik dari organisasi teroris Hurras al-Din…
pic.twitter.com/MTsJ5TbIe1
— Komando Pusat AS (@CENTCOM) 16 Februari 2025
 
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa operasi ini bertujuan untuk "mengganggu dan merusak upaya para teroris untuk merencanakan, mengorganisir, dan melancarkan serangan terhadap warga sipil dan personel militer" dari AS dan sekutunya.
 
Pada 30 Januari, CENTCOM melakukan serangan udara lain yang membunuh operatif senior Hurras al-Din, Muhammad Salah al-Zabir.
 
Menurut kelompok intelijen SITE yang berbasis di AS, Hurras al-Din didirikan pada Februari 2018. Kelompok ini tidak secara terbuka mengonfirmasi kesetiaannya kepada al-Qaeda sampai mengumumkan pembubarannya bulan lalu.
 
Amerika Serikat menetapkan Hurras al-Din sebagai organisasi "teroris" pada 2019 dan telah menawarkan hadiah finansial untuk informasi mengenai beberapa anggotanya.
 
"Kami akan terus memburu para teroris tanpa henti untuk membela tanah air kami, serta personel AS, sekutu, dan mitra kami di wilayah tersebut," kata Jenderal CENTCOM Michael Erik Kurilla.[IT/r]
 
 
Comment