0
Monday 17 March 2025 - 04:00
Yaman - AS, Inggris & Zionis Israel:

Yaman Berjanji Akan Memberikan Respons yang 'Profesional dan Menyakitkan' terhadap Serangan ‘Maut’ AS

Story Code : 1196762
Aftermath of a deadly attack by American and British warplanes against Yemen’s capital Sana’a
Aftermath of a deadly attack by American and British warplanes against Yemen’s capital Sana’a
Dewan tersebut membuat pengumuman tersebut pada hari Minggu (16/3), sehari setelah Amerika Serikat melakukan serangan militer berskala besar di ibu kota Yaman, Sana'a, dan provinsi Sa'ada, Dhamar, Hajjah, dan al-Bayda.
 
Setidaknya 31 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan udara dan laut yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump.
 
Dewan tersebut mengatakan bahwa menargetkan warga sipil membuktikan kegagalan AS dalam konfrontasi, dan menambahkan bahwa agresi tersebut tidak akan menghalangi warga Yaman untuk mendukung Gaza, tetapi malah akan meningkatkan ketegangan.
 
"Hukuman terhadap para agresor terhadap Yaman akan dilakukan secara profesional dan menyakitkan, atas kehendak Tuhan," demikian peringatannya.
 
Dewan juga mencatat bahwa serangan udara di Yaman menandai kembalinya militerisasi Laut Merah, yang menimbulkan ancaman nyata bagi navigasi internasional di kawasan tersebut.
 
AS, bersama dengan entitas Zionis, akan gagal dan mundur dalam aib dan kekalahan, seperti yang mereka lakukan selama perang genosida mereka di Jalur Gaza, katanya.
 
Sementara itu, dewan meminta masyarakat internasional untuk memenuhi tanggung jawabnya dalam menghadapi "agresi AS-Zionis Israel yang sembrono," yang akan berdampak bagi semua.
 
"Yaman tetap berkomitmen untuk mendukung dan membantu Palestina dan bahwa operasi angkatan laut akan terus berlanjut hingga blokade di Gaza dicabut dan bantuan kemanusiaan diizinkan masuk," katanya.
 
Agresi itu terjadi beberapa hari setelah Angkatan Bersenjata Yaman melanjutkan operasi maritim mereka terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah selatan, Selat Bab el-Mandeb, Teluk Aden, dan Laut Arab atas blokade rezim Tel Aviv di Gaza.
 
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump mengklaim bahwa serangan itu dimaksudkan untuk "melindungi aset pengiriman, udara, dan laut Amerika, dan untuk memulihkan Kebebasan Navigasi."
 
Serangan udara AS mendorong Zionis Israel untuk mempertahankan pengepungan Gaza Mohammed Abdul Salam, juru bicara gerakan perlawanan Ansarullah, mengatakan klaim "palsu" presiden AS menyesatkan opini publik internasional.
 
Kampanye angkatan laut Yaman, tambahnya, hanya terbatas pada pengiriman Israel sampai bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke Gaza.
 
"Serangan udara AS di Yaman adalah agresi terang-terangan terhadap negara merdeka dan dorongan bagi entitas musuh Zionis Israel untuk melanjutkan pengepungan yang tidak adil di Gaza," kata Abdul Salam.
 
Pejabat Saudi menolak keterlibatan Riyadh dalam serangan AS Beberapa laporan mengatakan Arab Saudi telah memberi AS dukungan logistik untuk serangan di Yaman.
 
Berbicara kepada saluran berita al-Arabiya, seorang pejabat Saudi yang tidak disebutkan namanya menolak laporan tersebut sebagai "menyesatkan," mengatakan kerajaan tidak membantu AS dalam agresi tersebut. [IT/r]
 
 
Comment