Iran Peringatkan Zionis untuk Tinggalkan Wilayah Pendudukan
Story Code : 1215132
Menurut Tasnim News, Juru bicara Pusat Komunikasi Staf Umum Angkatan Bersenjata Kolonel Reza Sayyad pada hari Minggu menegaskan bahwa ruang lingkup "respons menghancurkan oleh para pejuang pemberani Iran akan mencakup semua wilayah wilayah pendudukan" sehingga "pemukim wilayah ini harus menanggapi peringatan yang dikeluarkan dengan serius dan mengevakuasi wilayah ini."
Peringatan keras tersebut dikeluarkan sebagai tanggapan atas tindakan agresi yang sedang berlangsung oleh rezim Zionis.
Sayyad mengutuk tindakan agresi terhadap Iran oleh rezim Netanyahu yang "korup, putus asa, dan kriminal" seraya menekankan bahwa kesalahan perhitungan oleh Zionis ini telah memaksa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran untuk memberikan respons yang "menghancurkan, mendidik, dan mengundang penyesalan".
Karena "cakupan respons yang menghancurkan oleh para pejuang pemberani Iran akan mencakup semua wilayah di wilayah pendudukan", ia menegaskan bahwa "dalam waktu dekat, wilayah ini tidak akan dapat dihuni lagi."
Sayyad juga mencatat bahwa dalam beberapa malam terakhir, pusat-pusat rezim Zionis yang sensitif dan kritis—termasuk fasilitas militer dan keamanan, pusat-pusat pengambilan keputusan, dan bahkan tempat tinggal para komandan dan ilmuwan militernya—telah berhasil menjadi sasaran Iran beberapa kali.
Juru bicara tersebut menekankan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran sekarang memiliki basis data yang komprehensif dari semua lokasi vital dan sensitif di wilayah pendudukan dan dapat menyerang target mana pun kapan saja.
Ia memperingatkan penduduk wilayah pendudukan agar waspada untuk memastikan rezim Zionis kriminal tidak mengeksploitasi mereka sebagai tameng manusia.
Mereka "harus benar-benar menghindari tinggal di dekat atau bergerak di sekitar lokasi sensitif, karena bahkan tempat perlindungan bawah tanah tidak akan menjamin keselamatan mereka," kata Kolonel Sayyad.
Ia melanjutkan bahwa "perdana menteri kriminal rezim Zionis, dalam mengejar kepentingan pribadi dan keluarganya, telah membahayakan nyawa dan keamanan penduduk wilayah pendudukan, memulai kejahatan yang hanya akan berakhir dengan kekalahan dan penyesalan bagi rezim itu. Mengabaikan peringatan ini akan mendatangkan hari-hari yang lebih berat bagi Anda."
Rezim Israel menyerang sejumlah lingkungan permukiman Teheran serta lokasi militer dan nuklir di bagian lain Iran pada dini hari tanggal 13 Juni.
Beberapa komandan militer tinggi, sedikitnya enam ilmuwan nuklir Iran, dan puluhan warga sipil tewas dalam serangan itu.
Sebagai tanggapan, Iran telah meluncurkan beberapa gelombang serangan rudal balasan terhadap entitas Zionis.[IT/AR]