0
Tuesday 1 July 2025 - 12:16
Inggris dan Gejolak Palestina:

Saluran 4 Inggris Akan Menayangkan Dokumenter tentang Petugas Medis Gaza yang Ditolak BBC

Story Code : 1218068
Palestinian paramedics transport the body of a colleague, killed the previous day by Israeli bombardment on the Tuffah neighbourhood
Palestinian paramedics transport the body of a colleague, killed the previous day by Israeli bombardment on the Tuffah neighbourhood
Saluran 4 Inggris telah mengumumkan akan menyiarkan Gaza: Doctors Under Attack, sebuah dokumenter yang awalnya dipesan oleh BBC tetapi akhirnya ditangguhkan karena kekhawatiran tentang dugaan imparsialitas, Anadolu Agency melaporkan.
 
Film yang diproduksi oleh perusahaan independen Basement Films ini mengeksplorasi pengalaman petugas medis Palestina selama genosida yang sedang berlangsung di Gaza.
 
Gaza: Doctors Under Attack menampilkan kesaksian langsung dari petugas kesehatan Palestina di garis depan.
 
Film ini menyelidiki serangan terhadap rumah sakit dan fasilitas medis oleh militer pendudukan Zionis Israel.
 
BBC, yang memesan film tersebut lebih dari setahun yang lalu, menunda perilisannya sambil menunggu tinjauan internal dari program lain yang berkaitan dengan wilayah tersebut.
 
Kemudian, mereka memutuskan untuk tidak menayangkan dokumenter tersebut, dengan alasan kekhawatiran bahwa hal itu dapat menciptakan "persepsi keberpihakan yang tidak akan memenuhi standar tinggi yang diharapkan publik."
 
'Jurnalisme yang berani dan tak kenal takut'
Dokumenter satu kali ini dijadwalkan tayang di Channel 4 pukul 10 malam pada hari Rabu, 2 Juli.
 
Penyiar tersebut menyatakan bahwa film tersebut telah "diperiksa faktanya dan disusun oleh Channel 4 untuk memastikannya memenuhi standar editorial Channel 4 dan kode penyiaran Ofcom."
 
Louisa Compton, kepala berita dan urusan terkini Channel 4, memuji film tersebut, menyebutnya sebagai "film yang dilaporkan dengan cermat dan penting yang meneliti bukti yang mendukung tuduhan pelanggaran berat hukum internasional oleh pasukan Zionis Israel."
 
Ia menekankan bahwa film tersebut sejalan dengan komitmen Channel 4 terhadap "jurnalisme yang berani dan tak kenal takut."
 
'Yang paling sulit'
Basement Films, yang sebelumnya memproduksi dua film dokumenter tentang Gaza setelah insiden 7 Oktober 2023, menggambarkan pembuatan film ketiga ini sebagai yang "paling sulit".
 
"Seperti biasa, kami berutang segalanya kepada rekan-rekan Palestina kami di lapangan; lebih dari 200 di antaranya telah dibunuh oleh Zionis Israel, dan para dokter serta petugas medis yang memercayai kami dengan cerita-cerita mereka," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.[IT/r]
 
 
 
Comment