
Iran Ungkap Upaya Pembunuhan Presiden Pezeshkian oleh Israel Selama Perang
12 Jul 2025 05:25
Islam Times - Israel berupaya membunuh Presiden Massoud Pezeshkian dalam sebuah pertemuan militer tingkat tinggi di tengah konflik antara kedua belah pihak pada bulan Juni, kata seorang pejabat senior Iran.
Dilansir dari IFP, dalam sebuah wawancara dengan jaringan Al Mayadeen Lebanon pada Kamis, Seyyed Mehdi Tabatabaei, Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi di Kantor Kepresidenan, mengungkapkan bahwa serangan Israel terjadi ketika Presiden Pezeshkian sedang bertemu dengan para komandan militer tinggi.
Ia menggambarkan ledakan itu sebagai "besar," tetapi mengonfirmasi bahwa upaya tersebut telah gagal.
Tabatabaei menyatakan bahwa Israel juga telah menargetkan tokoh-tokoh politik Iran lainnya selama perang, dan menunjukkan bahwa pada hari-hari terakhir konflik, beberapa negara di kawasan tersebut menyampaikan proposal gencatan senjata atas nama AS dan Israel kepada Iran.
Menyikapi potensi perundingan di masa mendatang, Tabatabaei memperingatkan, "Jika kita kembali ke meja perundingan, hal itu tidak akan digunakan lagi sebagai alat penipuan."
Ia menekankan bahwa Iran tidak akan bernegosiasi mengenai kemampuan rudalnya, pengetahuan nuklirnya, atau pengayaan uraniumnya, yang ia tegaskan merupakan hak Iran.
Ia juga mengatakan Teheran tidak percaya pada Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi karena "standar ganda" badan tersebut, dan menegaskan bahwa Iran akan menuntut kompensasi atas "kejahatan" yang dilakukan terhadap program nuklir damainya, merujuk pada pemboman fasilitas nuklir Iran baru-baru ini oleh AS dan Israel.[IT/AR]
Story Code: 1220138