Komunike KTT ECO Terakhir Tidak Dinegosiasikan dengan Seluruh Anggota
Story Code : 1220427
KTT tersebut diselenggarakan di kota Khankendi pada 3-4 Juli, dan menghasilkan Chair Summary oleh negara tuan rumah, Republik Azerbaijan.
Komunike tersebut berbunyi, antara lain, "menyatakan keprihatinan atas operasi militer baru-baru ini" yang dilakukan oleh Israel terhadap Iran dan "menyerukan penyelesaian segala perbedaan melalui dialog dan jalur diplomatik."
Menjelaskan lebih lanjut tentang komunike tersebut, Azarsa mengatakan kepada IRNA bahwa, sesuai dengan usulan tuan rumah KTT sebelumnya, para kepala negara ECO tidak bermaksud mengeluarkan pernyataan akhir, dan sebagai gantinya, Chair Summary dirilis.
"Oleh karena itu, tidak ada negara anggota yang berpartisipasi dalam penyusunan teks Chair Summary tersebut. Artinya, Chair Summary itu dirilis oleh Azerbaijan berdasarkan keputusan dan kebijakannya sendiri, sehari setelah KTT berakhir," tambahnya.
"Akibatnya, teks tersebut bukanlah teks yang dinegosiasikan yang mencerminkan pandangan semua negara peserta," jelas Azarsa. Ia mengatakan bahwa para anggota ECO berharap sejumlah isu sensitif, termasuk serangan Israel ke Iran, dimuat dengan benar dalam Chair Summary tersebut.
"Lebih lanjut, beberapa frasa terkait perkembangan di kawasan Kaukasus Selatan, yang disebutkan dalam Chair Summary itu tidak mewakili posisi kolektif negara-negara anggota," ujar Azarsa.
Ia juga mengatakan bahwa kekhawatiran Iran terkait isu-isu tersebut telah dikomunikasikan kepada Azerbaijan, Sekretariat ECO, dan negara-negara anggota lainnya. [IT/G]