0
Sunday 13 July 2025 - 16:25

Menlu: Iran Tidak Terburu-buru Melakukan Perundingan

Story Code : 1220438
Menlu: Iran Tidak Terburu-buru Melakukan Perundingan
Islam Times.com' target='_blank'>Islam Times - Iran tidak terburu-buru memasuki negosiasi yang tidak bijaksana mengenai program nuklirnya, kata pejabat terkait.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi berbicara kepada wartawan di sela-sela pertemuan dengan para duta besar asing di Teheran pada Sabtu. Ia mengatakan Iran sedang mengevaluasi waktu, lokasi, format, dan pengaturan untuk setiap negosiasi di masa mendatang serta jaminan yang diperlukan.

Meski tidak terburu-buru, Iran tidak akan melewatkan kesempatan apa pun untuk memenuhi kepentingan bangsa Iran, tambahnya.

“Kami secara cermat menilai kondisi dan mengevaluasi semua aspek. Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan kapan pun dan di mana pun yang akan menjamin kepentingan rakyat Iran,” katanya.

Menurut Araqchi, pintu diplomasi tidak pernah tertutup rapat. Hanya saja ahrus dilakukan dengan hati-hati dan percaya diri.

Dalam wawancara terbaru dengan Le Monde awal pekan ini, Araqchi mengatakan AS harus dijamin tidak akan mengambil tindakan militer di tengah negosiasi agar perundingan mengenai program nuklir Teheran dapat dimulai kembali.

Ketika rezim Zionis melancarkan agresi terhadap Iran pada 13 Juni dengan menyerang wilayah militer, nuklir, dan permukiman selama 12 hari, AS turun tangan dengan melakukan serangan militer terhadap tiga lokasi nuklir di Natanz, Fordow, dan Isfahan, Iran pada 22 Juni.

Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran melancarkan serangan balasan dengan melakukan 22 gelombang serangan rudal terhadap rezim Zionis sebagai bagian dari Operasi Janji Sejati III. Serangan balasan ini menimbulkan kerugian besar di berbagai kota di wilayah pendudukan.

Sebagai tanggapan atas serangan AS, Angkatan Bersenjata Iran meluncurkan serangkaian rudal ke Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar, pangkalan militer Amerika terbesar di Asia Barat.[IT/AR]
Comment