0
Thursday 17 July 2025 - 04:43
Iran - AS:

Parlemen Iran Menolak Perundingan AS Tanpa Prasyarat, dengan Alasan Penipuan

Story Code : 1221183
Iran
Iran's Parliament in session
Pernyataan tersebut, yang mengutip agresi militer 12 hari oleh AS dan Israel, menuduh Washington menggunakan diplomasi sebagai "alat penipuan" untuk menutupi agresi Israel.

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa AS bersalah atas "langkah kotor dan kejahatan besar" dalam koordinasi dengan pemerintah Eropa dan Zionis Israel, yang bertujuan untuk memecah belah Iran dan menghancurkan Republik Islam tersebut.

Para anggota parlemen bersikeras bahwa setiap perundingan di masa mendatang harus bergantung pada jaminan non-agresi dan jaminan keamanan penuh.

"Ketika Amerika Serikat menggunakan diplomasi sebagai alat untuk menipu Iran dan menutupi agresi militer mendadak rezim Zionis, negosiasi tidak dapat lagi berjalan seperti sebelumnya. Prasyarat harus ditetapkan dan tidak ada perundingan baru yang boleh diadakan sebelum prasyarat tersebut terpenuhi sepenuhnya."

Pernyataan itu juga menegaskan kembali penangguhan kerja sama Parlemen dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), dengan alasan keterlibatan badan tersebut dalam melegitimasi serangan terhadap ilmuwan dan infrastruktur nuklir Iran.

“Pemerintah agresor Amerika Serikat dan Badan Tenaga Atom Internasional, yang melegitimasi agresi ini, harus tahu bahwa hingga Iran memperoleh jaminan penuh tidak akan adanya serangan lebih lanjut, Iran tidak akan membagikan informasi apa pun kepada mata-mata dan agresor.”

Ia memuji mobilisasi dan perlawanan spontan rakyat Iran dalam menghadapi agresi.

“Alasan terpenting kekalahan musuh pada titik kritis sejarah ini adalah kesadaran yang mendalam, persatuan yang maksimal, dan kehadiran rakyat yang tepat waktu dan mampu menghancurkan musuh, tindakan yang sepenuhnya bertentangan dengan harapan musuh.”

Para anggota parlemen menyoroti seruan “Mampus Amerika” dan “Mampus Zionis Israel” yang meluas sebagai ungkapan persatuan dan perlawanan nasional.

Parlemen mengklarifikasi bahwa slogan “Mampus Amerika” ditujukan kepada imperialisme dan kepemimpinan yang menindas, bukan rakyat Amerika, dan menegaskan bahwa slogan ini kini bergema secara global sebagai simbol perlawanan terhadap hegemoni AS.[IT/r]
Comment