0
Thursday 17 July 2025 - 04:46
AS - Zionis Israel:

Intervensi 'Lebih Lanjut' Trump dalam Peradilan Israel: Utusan AS Hadiri Sidang Pengadilan Netanyahu

Story Code : 1221184
US ambassador Mike Huckabee enters the Tel Aviv District Court hall where Netanyahu was testifying in his corruption trial
US ambassador Mike Huckabee enters the Tel Aviv District Court hall where Netanyahu was testifying in his corruption trial
"Saya akan hadir hari ini dan menyaksikannya sebentar. Akan sangat menarik untuk menjadi saksi," kata Huckabee, berbicara di sebuah acara di Tel Aviv pagi ini.

Ketika ditanya oleh seorang pewawancara untuk menjelaskan keputusan yang tidak biasa tersebut, Huckabee merujuk pada ikatan antara Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump, yang bulan lalu secara eksplisit menuntut diakhirinya persidangan Netanyahu, menyebutnya sebagai "perburuan penyihir."

Namun, sidang Netanyahu diubah menjadi sesi tertutup karena masalah yang sedang dibahas, yang mengharuskan Huckabee dan seluruh penonton lainnya untuk meninggalkan ruangan.

Netanyahu, Huckabee, dan Ketua Knesset Amir Ohana, yang juga hadir di pengadilan, berfoto bersama di sebuah ruangan tepat di luar ruang sidang.

Langkah utusan AS untuk mendukung Netanyahu menuai kritik luas karena dianggap mencampuri politik internal Zionis Israel.

"Ini soal mewakili apa yang telah berulang kali dikatakan presiden," kata Huckabee, seperti dikutip The Times of Israel.

"Presiden telah menegaskan posisinya dengan sangat jelas. Dia tidak ikut campur dalam proses maupun hasil akhirnya. Dia menyadari bahwa hal itu harus berjalan sesuai keinginannya. Namun, itu urusan pribadi baginya. Dia menganggap perdana menteri sebagai teman."

Jaksa Penuntut Zionis Israel Yonatan Tadmor telah menginterogasi Netanyahu pada Rabu pagi tentang hubungannya dengan miliarder Hollywood Arnon Milchan, khususnya tuduhan bahwa Netanyahu mencoba membantu Milchan mendapatkan visa jangka panjang AS.

Milchan mengungkapkan pada tahun 2013 bahwa dia telah melakukan pekerjaan rahasia untuk badan keamanan Zionis Israel. Diduga Netanyahu campur tangan dengan menteri luar negeri AS saat itu John Kerry untuk mendapatkan visa jangka panjang yang diminta Milchan.[IT/r]
Comment