Iran Kecam Keras Sanksi Baru AS terhadap Industri Energi dan Minyak
Story Code : 1224176
Dalam pernyataan Kamis (30/7), juru bicara Esmaeil Baghaei menyebut langkah tersebut sebagai cerminan permusuhan pembuat kebijakan AS terhadap rakyat Iran.
Menurut Baghaei, tujuan utama di balik sanksi ini adalah melumpuhkan pembangunan Iran, menebar perpecahan internal, dan merusak hak serta mata pencaharian warga sipil.
Ia menambahkan, kebijakan permusuhan AS terhadap Iran telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade, termasuk dukungan tanpa batas Washington terhadap perang sepihak Israel melawan Republik Islam bulan lalu.
“Rakyat Iran, sepenuhnya menyadari niat jahat pihak pemberi sanksi, akan berdiri teguh dengan segala kekuatan untuk menjaga martabat dan kepentingan mereka,” tegasnya.
Baghaei mengkritik kebiasaan AS yang terus-menerus mengandalkan kebijakan sepihak dan tekanan ilegal untuk mencapai tujuan tidak sah, yang telah berulang kali melanggar hukum internasional, hak asasi manusia, dan kebebasan perdagangan berdaulat.
Menurutnya, tindakan semacam ini harus dipertanggungjawabkan secara internasional. Baghaei menegaskan tekad bangsa Iran untuk tetap mengejar tujuan luhur mereka dalam melindungi kedaulatan nasional dan membangun tanah air di tengah provokasi Washington. [IT/G]