0
Friday 8 August 2025 - 02:42
Gejolak Zionis Israel:

'Israel' Meluncurkan Brigade Hasmonean untuk Mengkompensasi Kerugian Perang

Story Code : 1225651
Ultra-Orthodox soldiers drafted to the Israeli occupation forces
Ultra-Orthodox soldiers drafted to the Israeli occupation forces' new Haredi brigade,
Komando militer pendudukan Zionis Israel telah secara resmi menyetujui pembentukan Brigade Hasmonean, sebuah unit cadangan infanteri baru yang sebagian besar terdiri dari tentara pria berusia 50 hingga 55 tahun, dalam upaya nyata untuk mengkompensasi krisis tenaga kerja yang semakin parah akibat perang yang sedang berlangsung di Gaza.

Menurut saluran Israel i24 News, Divisi Perencanaan militer Zionis Israel memberikan lampu hijau untuk pembentukan brigade tersebut, yang awalnya dibentuk pada minggu-minggu awal perang, dan sekarang sedang mentransisikannya menjadi unit tempur operasional yang bertujuan untuk mendukung "misi perlindungan perbatasan" dengan kemampuan infanteri penuh.

Perkiraan menunjukkan bahwa brigade tersebut dapat memobilisasi lebih dari 3.000 prajurit cadangan dari kelompok usia yang lebih tua. Langkah ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai tokoh politik Israel, termasuk anggota Knesset Almog Cohen, yang mendukung langkah tersebut sebagai cara untuk memperluas sumber daya militer Zionis "Israel".

Meskipun pekerjaan pengorganisasian sedang berlangsung, militer Israel belum mengeluarkan pengumuman publik resmi, sebagaimana dilaporkan oleh i24. Namun, langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya Israel yang lebih luas untuk mengatasi kekurangan personel, terutama karena jumlah tentara yang tewas dan terluka terus meningkat.

Korban luka besar-besaran di tengah rencana perluasan perang di Gaza
Pengumuman ini bertepatan dengan meningkatnya laporan korban jiwa di dalam jajaran Zionis Israel. Akhir bulan lalu, Yedioth Ahronoth mengungkapkan bahwa lebih dari 18.500 tentara Israel telah terluka sejak 7 Oktober 2023. Ribuan di antara mereka dilaporkan menderita trauma psikologis yang parah, dengan proyeksi yang menunjukkan bahwa jumlah korban luka dapat mencapai 100.000 pada tahun 2028.

Integrasi Haredi, Kohort Hasmonean Pertama
Secara terpisah tetapi di bawah panji brigade yang sama, sekitar 50 tentara Haredi (ultra-Ortodoks) dari Brigade Hasmonean menyelesaikan pelatihan dasar dan lanjutan selama tujuh bulan minggu ini. Perkembangan ini terjadi di tengah perpecahan sosial yang tajam di entitas Zionis Israel atas wajib militer paksa bagi pemuda Haredi, yang secara historis menghindari wajib militer. Meskipun mendapat tentangan keras dari tokoh dan partai agama ultra-Ortodoks terkemuka, militer Israel telah mempercepat upaya untuk mengintegrasikan pria Haredi ke dalam peran tempur guna mengimbangi berkurangnya jumlah anggota akibat perang.

"Tentara dan Taurat berjalan beriringan, bahu-membahu. Yang satu menguatkan yang lain," tegas MK Boaz Bismuth pada upacara tersebut, di mana para prajurit menerima baret biru tua baru dari brigade tersebut.

Namun, para pemimpin Haredi tetap menentang keras. Setelah konferensi rabi baru-baru ini, sebuah pernyataan menegaskan kembali bahwa siswa yeshiva "dilarang mengikuti pelatihan militer apa pun," bahkan mereka yang mengaku mengakomodir gaya hidup religius mereka.

Operasi tempur, rencana ekspansi
Menurut militer Israel, Brigade Hasmonean, baik di cabang reguler maupun cadangannya, telah aktif beroperasi. Saat ini, komando militer Israel mengklaim sangat membutuhkan 12.000 tentara baru untuk mempertahankan operasi di Gaza dan di sepanjang garis depan lainnya. Namun, jumlah Haredi yang terdaftar masih rendah karena hanya 2.700 orang yang terdaftar tahun lalu. Dengan perkiraan 80.000 pria ultra-Ortodoks berusia 18 hingga 24 tahun saat ini memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar untuk dinas, tekanan yang semakin besar pada militer pendudukan Israel telah menjadi titik nyala di arena politik.[IT/r]
Comment