SDF Memperingatkan Eskalasi Seiring Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut di Suriah
Story Code : 1226401
Syrian Democratic Forces (SDF) fighters stand guard at al-Naeem Square, in Raqqa, Syria
Pasukan Demokratik Suriah (SDF) menuduh faksi-faksi yang bersekutu dengan pemerintah sementara Suriah melakukan berbagai tindakan provokatif dan pelanggaran langsung terhadap perjanjian gencatan senjata 10 Maret di Aleppo dan Deir Ezzor.
Pelanggaran yang terus-menerus memicu ketegangan Menurut pernyataan yang dikeluarkan SDF pada hari Senin (11/8), faksi-faksi ini telah terlibat dalam "gerakan mencurigakan" di dekat Deir Hafer dan desa-desa sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.
SDF menekankan bahwa meskipun ada provokasi ini, pasukannya tetap menahan diri dan tidak merespons—tetapi memperingatkan bahwa pelanggaran yang berkelanjutan dapat memaksa mereka untuk bertindak sebagai pembelaan diri yang sah.
Serangan di dekat distrik Aleppo memicu kekhawatiran
SDF lebih lanjut menyoroti bahwa kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Damaskus terus meningkatkan kehadiran mereka di sekitar permukiman Sheikh Maqsoud dan Ashrafieh di Aleppo, didukung oleh patroli intensif dan aktivitas kendaraan udara nirawak (UAV).
Sebuah drone bahkan meledak di dekat Sheikh Maqsoud, yang menggoyahkan perjanjian 1 April yang disepakati antara dewan lokal dan pemerintah transisi Suriah.
Puluhan Pelanggaran di Berbagai Front
Dalam rilis publik resminya, SDF mengungkapkan bahwa lebih dari 22 insiden pelanggaran terjadi di Deir Ezzor, Deir Hafer, Bendungan Tishrin, Tal Tamr, dan Aleppo.
Pelanggaran ini meliputi penembakan, serangan darat, dan upaya menyeberangi Sungai Efrat untuk menyerang posisi SDF. Serangan tersebut melukai setidaknya 11 warga sipil, yang secara signifikan membahayakan wilayah berpenduduk.[IT/r]