Dengan Israel Gemetar Ketakutan, Bagaimana Yaman Akan Membalas?
Story Code : 1230951
Gelombang ancaman Yaman kian meninggi. Janji Ansarullah tentang “balasan keras” dan “kejutan nyata” bukan sekadar kata-kata, melainkan gema keberanian dari sebuah bangsa yang ditempa perang dan pantang tunduk pada tirani.
Sejarah telah membuktikan, Poros Perlawanan tidak pernah mundur dari janji-janji perjuangan. Kini, Ansarullah—pilar kuat dari aliansi tersebut—bersumpah untuk mengerahkan seluruh kekuatan demi menorehkan luka mendalam pada rezim Israel.
Ketakutan Israel, yang kini sibuk mempersiapkan diri menghadapi setiap skenario, hanyalah pertanda jelas bahwa pembalasan yang mengguncang sedang menanti di ambang pintu.
Dan Ansarullah memiliki gudang pilihan untuk menghantam Tel Aviv.
Yang paling utama adalah rudal dan drone—simbol kemandirian teknologi Yaman di tengah blokade.
Dalam beberapa tahun terakhir, Yaman telah berhasil menciptakan rudal balistik dan jelajah dengan jangkauan beragam, yang berkali-kali menembus pertahanan musuh dan menghantam jantung wilayah pendudukan.
Israel yang kecil, dengan infrastruktur vital terkonsentrasi di pelabuhan dan kota besar, berdiri rapuh di hadapan serangan yang bisa melumpuhkan energi, bandara, pangkalan militer, dan pusat logistiknya.
Puncak kebanggaan militer Yaman adalah rudal kluster yang baru-baru ini dipamerkan dalam serangan ke wilayah pendudukan. Kemampuan rudal ini menembus sistem pertahanan udara berlapis Israel membuktikan bahwa teknologi Yaman tidak bisa diremehkan.
Israel kini berada dalam tekanan hebat, dan setiap kali rudal ini kembali diluncurkan, semakin dekatlah rezim Zionis pada jurang kehancuran.
Lebih dari itu, para pemimpin di Sana’a menegaskan bahwa mereka memiliki kemampuan rahasia—bahkan sekutu pun belum mengetahuinya.
“Kami memiliki banyak kejutan untuk musuh Zionis,” demikian peringatan keras mereka.
Sebuah pesan yang tak hanya menebar rasa gentar, tetapi juga menegaskan posisi Yaman sebagai bangsa berdaulat yang siap mengubah peta deterensi kawasan.[IT/AR]