0
Friday 5 September 2025 - 02:32
Iran vs AS & Zionis Israel:

Komandan: Angkatan Udara Iran Menembak Jatuh Drone, Menangkis Serangan dalam Perang 12 Hari dengan Israel

Story Code : 1231245
Brigadier General Hamid Vahedi - Commander of the Islamic Republic of Iran Air Force (IRIAF)
Brigadier General Hamid Vahedi - Commander of the Islamic Republic of Iran Air Force (IRIAF)
Brigadir Jenderal Hamid Vahedi, yang memimpin Angkatan Udara Republik Islam Iran (IRIAF), mengatakan pilot, komandan, dan staf teknis melakukan misi tempur, pengintaian, dan pertahanan udara sepanjang waktu sebagai tanggapan atas agresi tak beralasan oleh Israel pada 13 Juni.
 
“Sejak menit-menit pertama perang yang dipaksakan oleh rezim Zionis, pilot dari Pangkalan Udara Shahid Babayi di Isfahan dan pangkalan lainnya melakukan penerbangan tempur di atas Tehran dan wilayah strategis lainnya, berhasil mencegat drone musuh yang canggih,” kata Vahedi dalam pidatonya di Tehran. Ia mengatakan IRIAF menanggapi semua permintaan dari jaringan pertahanan udara terpadu negara itu, dan jet-jet tempur berulang kali menghadapi "formasi penerbangan musuh," yang mencegah mereka mencapai target.
 
Militer Iran mengerahkan seluruh kapasitas angkatan udaranya selama perang 12 hari tersebut. Vahedi mengatakan Angkatan Udara melakukan lusinan misi, beberapa di antaranya masih dirahasiakan karena masalah keamanan.
 
“Selama perang 12 hari yang dipaksakan dengan rezim Zionis, fokus para komandan, pilot, dan staf teknis adalah melaksanakan operasi tempur, serta patroli, pengintaian, dan penerbangan mendadak terhadap pesawat berawak dan nirawak musuh,” ujarnya.
 
“Angkatan Udara sepenuhnya siap untuk mempertahankan wilayah udara Iran dalam keadaan apa pun,” tambahnya. Rezim Israel melancarkan serangan gencar yang terang-terangan dan tanpa provokasi terhadap Iran pada 13 Juni, yang memicu perang 12 hari yang menewaskan sedikitnya 1.064 orang di negara itu, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.
 
Amerika Serikat juga bergabung dalam perang beberapa hari kemudian dengan mengebom tiga fasilitas nuklir Iran, sebuah pelanggaran berat terhadap hukum internasional.
 
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran menargetkan lokasi-lokasi strategis di wilayah pendudukan serta pangkalan udara al-Udeid di Qatar, pangkalan militer Amerika terbesar di Asia Barat.
 
Pada tanggal 24 Juni, Iran, melalui operasi balasannya yang sukses terhadap rezim Israel dan AS, berhasil menghentikan agresi teroris.[IT/r]
 
Comment