0
Saturday 6 September 2025 - 02:33
Iran vs Hegemoni Global:

Garda Revolusi Iran: Israel Tak Mampu Memulai Perang Baru

Story Code : 1231430
Brigadier General Ali Mohammad Naeini, Spokesperson for Iran
Brigadier General Ali Mohammad Naeini, Spokesperson for Iran's Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC)
"Musuh tidak dapat memulai perang baru, tetapi mereka ingin menjaga negara dalam suasana perang yang dipenuhi kekhawatiran dan ketegangan," kata Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini pada hari Kamis (4/9).
 
"Untuk tujuan ini, mereka melakukan operasi psikologis. Kami bukan pemrakarsa perang, dan kami juga tidak takut. Kami memberi tahu rakyat Iran untuk tidak khawatir; jika perang terjadi, kami memegang kendali dan memiliki kekuatan pencegah yang akan membuat musuh menyesal."
 
Pernyataan tersebut muncul setelah perang 12 hari yang meletus pada 13 Juni, ketika Zionis Israel melancarkan tindakan agresi yang tidak beralasan, membunuh komandan senior, ilmuwan nuklir, dan menewaskan ratusan warga sipil.
 
Amerika Serikat juga bergabung dalam perang tersebut dengan mengebom tiga lokasi nuklir Iran, yang jelas-jelas melanggar hukum internasional.
 
Pada 24 Juni, Iran, melalui operasi pembalasannya yang sukses terhadap rezim Israel dan AS, berhasil menghentikan agresi teroris.
 
Naeini mengatakan doktrin keamanan Israel telah runtuh selama perang, dengan mengatakan rezim tersebut salah menghitung kekuatan Iran dan keliru meyakini bahwa Iran akan menyerah setelah serangan awal.
 
Sebaliknya, ia berkata, "rakyat memberikan respons yang menghancurkan terhadap musuh yang delusi." Menurut Naeini, perang tersebut menunjukkan persatuan bangsa Iran, kekuatan angkatan bersenjata, dan efektivitas kepemimpinan negara. Ia menambahkan bahwa Iran muncul "lebih stabil, kohesif, dan kuat" setelah agresi AS-Israel selama 12 hari.
 
"Musuh (Zionis) telah beralih ke perang ekonomi dan psikologis sebagai balas dendam atas keteguhan rakyat kami," katanya.
 
"Namun angkatan bersenjata kami sepenuhnya siap menghadapi ancaman apa pun di tingkat mana pun, dengan kemampuan yang jauh lebih besar daripada sebelumnya."
 
Perang ini menunjukkan bahwa rakyat Iran memiliki pemahaman yang mendalam tentang ancaman dan tidak akan mengorbankan identitas, persatuan, atau kepentingan nasional mereka dalam keadaan apa pun, ujar juru bicara tersebut.
 
“Rezim Zionis dan Amerika Serikat menghabiskan miliaran dolar untuk mencoba mengalahkan Revolusi Islam dan bangsa Iran, tetapi mereka tidak berhasil,” tambahnya.[IT/r]
 
 
Comment