Indonesia dan China Perkuat Kerja Sama Kelautan melalui Inovasi dan Pertukaran Ilmu
Story Code : 1233295
Pameran ini menyoroti kolaborasi ilmiah melalui Indonesia-China Center for Ocean and Climate (ICCOC), termasuk pemasangan 10 Bailong Buoy di Samudra Hindia untuk pemantauan real-time, pendirian 6 stasiun observasi bersama, dan ratusan pelayaran penelitian. Rafidha Dh Ahmad Opier, mahasiswa doktoral Ocean University of China dan staf BRIN, menjadi simbol sinergi kedua negara.
Melalui program beasiswa dan pelatihan, China telah melatih lebih dari 1.000 profesional kelautan Indonesia. Teknologi China juga diterapkan secara praktis, seperti rehabilitasi mangrove di Cilacap yang mendukung ekowisata dan ekonomi lokal. Kerja sama ini mencerminkan komitmen kedua negara dalam membangun komunitas maritim berkelanjutan dan menghadapi tantangan global bersama.