0
Tuesday 14 October 2025 - 04:33
Zionis Israel vs Palestina:

LaSexta: 'Israel' Menggunakan Rekaman Terowongan 3D Palsu untuk Membenarkan Genosida Gaza

Story Code : 1239942
People walk through an installation simulating a tunnel in Gaza
People walk through an installation simulating a tunnel in Gaza
Sebuah investigasi jurnalistik oleh LaSexta telah mengungkapkan bahwa pemerintah Perdana Menteri Zionis Israel Benjamin Netanyahu dan tentara pendudukan Zionis Israel menggunakan simulasi 3D palsu untuk mendukung klaim tentang jaringan terowongan Hamas di Gaza.
 
Model-model digital ini disajikan sebagai bukti nyata selama pengarahan resmi yang bertujuan untuk membenarkan genosida di Jalur Gaza.
 
Tim investigasi menemukan bahwa animasi identik yang dihasilkan komputer digunakan kembali beberapa kali untuk menggambarkan dugaan infrastruktur bawah tanah di bawah lokasi sipil, termasuk rumah sakit dan sekolah.
 
Laporan tersebut lebih lanjut menyoroti bahwa beberapa visual tidak diproduksi oleh intelijen Israel, seperti yang tersirat, tetapi bersumber secara daring.
 
Salah satu model tersebut, yang dibuat oleh museum Skotlandia untuk menggambarkan bengkel kapal, digunakan kembali oleh tentara Israel dan digambarkan sebagai dugaan sistem terowongan Hamas.
 
Meskipun juru bicara militer Zionis Israel kemudian mengakui bahwa visual tersebut hanyalah ilustrasi, visual tersebut telah disebarluaskan secara luas untuk memperkuat narasi bahwa Hamas menggunakan infrastruktur sipil sebagai tameng.
 
"Ini hanyalah ilustrasi," ujar seorang juru bicara, seraya menambahkan, "Kami tidak akan membagikan gambar asli yang kami miliki," memperkuat klaim bahwa terdapat jaringan terowongan di bawah rumah sakit dan fasilitas publik lainnya.
 
'Zionis Israel' menggunakan klaim infrastruktur di beberapa negara Investigasi tersebut juga mengungkap pola yang lebih luas dari taktik disinformasi serupa yang digunakan oleh "Zionis Israel" dalam operasi militer sebelumnya.
 
Menurut laporan tersebut, reka ulang 3D dan animasi rekayasa telah digunakan untuk menggambarkan dugaan infrastruktur di Suriah, Lebanon, dan Iran, negara-negara yang kemudian menjadi sasaran serangan udara Zionis Israel.
 
Para analis dan organisasi hak asasi manusia telah mengecam penggunaan visual yang dimanipulasi sebagai bagian dari kampanye propaganda sistematis yang bertujuan membentuk opini publik dan menciptakan pembenaran untuk agresi militer.
 
Salah satu contohnya adalah bagaimana pendudukan Israel secara keliru mengklaim tahun lalu bahwa rumah sakit Al-Shifa di Gaza berfungsi sebagai pangkalan Hamas.
 
Juru bicara IOF Daniel Hagari telah mengeluarkan apa yang ia klaim sebagai "bukti konkret", yang melibatkan 5 bangunan rumah sakit dalam operasi Hamas selama pengarahan pada 27 Oktober 2023.
 
Ini berpuncak pada serangan IOF di rumah sakit tersebut pada 15 November 2023, di mana pasukan Zionis Israel melepaskan tembakan tanpa pandang bulu ke arah jendela dan bangsalnya, memutus semua komunikasi ke rumah sakit.
 
Puluhan tentara Zionis Israel juga menyerbu unit gawat darurat di Al-Shifa, yang menyebabkan banyak warga Palestina gugur dan luka parah, termasuk bayi.
 
Setelah itu, IOF mengunggah rekaman "bukti" yang menggelikan yang menghubungkan Hamas dengan rumah sakit tersebut, dan kemudian tiga jurnalis dari The New York Times, yang dikawal oleh pasukan Zionis Israel yang menyerbu melalui "hanya sebagian dari kompleks Al-Shifa yang luas," membantah klaim Zionis Israel tentang fasilitas militer Hamas di bawah rumah sakit tersebut.
 
Investigasi Washington Post mengungkapkan bahwa bukti menunjukkan sebaliknya. [IT/r]
 
 
Comment