Festival Film Yahudi Ditolak Tayang di Kota-kota Eropa
Story Code : 1241046
The Jewish International Film Festival in Malmo, Sweden
Festival Film Internasional Yahudi di Malmo, Swedia telah dibatalkan karena tidak ada tempat yang setuju untuk menjadi tuan rumah, dengan beberapa orang menyebutkan "alasan keamanan" yang tidak disebutkan, kata penyelenggara.
Sejak dimulainya operasi militer Israel di Gaza pada Oktober 2023, sejumlah acara budaya Yahudi menghadapi kesulitan serupa di negara-negara Barat.
Dalam sebuah unggahan Facebook pada hari Jumat, Sam Klebanov, salah satu penyelenggara festival, menulis bahwa "menemukan bioskop untuk festival tersebut ternyata menjadi tantangan yang nyata."
"Tidak ada bioskop arthouse yang mau menjadi tuan rumah kami karena berbagai alasan," tambahnya, dengan beberapa orang mengklaim "mereka sudah penuh" dan yang lain menyebutkan "alasan keamanan."
Festival tersebut – yang akan menandai 250 tahun warisan Yahudi di Swedia dari 29 November hingga 2 Desember – telah dibatalkan. Menurut Klebanov, festival tersebut tidak menerima "ancaman sama sekali," sementara polisi Malmo telah menawarkan untuk memberikan keamanan tambahan.
Mengomentari situasi tersebut dalam sebuah unggahan di Instagram pada hari Jumat (17/10), Menteri Kebudayaan Swedia Parisa Liljestrand menggambarkannya sebagai "bencana mutlak bagi masyarakat."
Awal bulan ini, komisioner anti-Semitisme Jerman, Felix Klein, melaporkan bahwa populasi Yahudi di negara itu telah menghadapi "tingkat rekor" anti-Semitisme sejak 2023.
Di AS, penembakan di dekat Museum Yahudi Ibu Kota di Washington, DC, pada bulan Mei merenggut nyawa dua staf Kedutaan Besar Zionis Israel. Minggu lalu, Presiden AS Donald Trump menyatakan konflik Gaza "berakhir" setelah menjadi perantara kesepakatan damai antara Zionis Israel dan Hamas.
Zionis Israel melancarkan operasi militernya setelah serangan mematikan Hamas ke wilayahnya pada Oktober 2023 yang menewaskan lebih dari 1.200 orang dan sekitar 250 lainnya disandera.
Kampanye berikutnya oleh Pasukan Pertahanan Zionis Israel telah menewaskan hampir 70.000 orang di Gaza, menurut otoritas kesehatan setempat.[IT/r]