0
Sunday 19 October 2025 - 16:46
Gejolak Politik AS:

VIDEO: Protes Anti-Trump "No Kings" Melanda Kota-kota AS

Story Code : 1241060
A ‘No Kings’ protest in Los Angeles, California
A ‘No Kings’ protest in Los Angeles, California
Kerumunan besar di seluruh AS berpartisipasi dalam protes "No Kings" pada hari Sabtu (18/10) atas kebijakan Presiden Donald Trump. 
 
Demonstrasi diadakan di luar Gedung Capitol di Washington, DC dan di Times Square di New York, serta kota-kota seperti Chicago, Los Angeles, Miami, dan Austin.
 
Lebih dari 2.700 acara direncanakan di seluruh 50 negara bagian, menurut Axios.
 
Para demonstran membawa poster bertuliskan "Tidak ada raja, tidak ada oligarki" dan "Saya tidak berjanji setia kepada raja mana pun," menuduh Trump menyalahgunakan kekuasaannya dan mengutuk tindakan kerasnya terhadap imigran ilegal dan perintahnya untuk mengerahkan Garda Nasional ke beberapa kota dengan dalih memerangi kejahatan.
 
"Presiden menganggap kekuasaannya absolut. Namun di Amerika, kami tidak memiliki raja dan kami tidak akan mundur melawan kekacauan, korupsi, dan kekejaman," kata penyelenggara di situs web 'No Kings'.
 
 ⚡️����BARU: Massa berkumpul di seluruh AS untuk lebih dari 2.600 protes 'No Kings' yang direncanakan terhadap Donald Trump ✊��Liputan media: Protes New York direkam oleh FNTV#NoKingspic.twitter.com/Ie5erXqtou
— Tabish Rahman (@Tabishtabi11) 18 Oktober 2025
 
Senator sayap kiri Bernie Sanders berpidato di rapat umum di DC, mengatakan para pengunjuk rasa dimotivasi oleh keinginan untuk "mempertahankan demokrasi dan kebebasan kita."
 
Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries mendukung demonstrasi tersebut, mengatakan kepada MSNBC bahwa "ekspresi perbedaan pendapat secara damai sepenuhnya konsisten dengan cara Amerika."
 
BERITA TERKINI: Lebih dari 200.000 warga Amerika hadir hari ini di Washington D.C. untuk demonstrasi No Kings. Ini luar biasa. pic.twitter.com/B47nFssbY9
— Keith Edwards (@keithedwards) 18 Oktober 2025
 
Partai Republik menggambarkan gerakan tersebut didorong oleh kelompok-kelompok radikal.
 
"Kami menyebutnya demonstrasi 'benci Amerika' yang akan berlangsung Sabtu," kata Ketua DPR Mike Johnson pada hari Rabu (16/10).
 
"Saya yakin Anda akan melihat pendukung Hamas, saya yakin Anda akan melihat orang-orang Antifa, saya yakin Anda akan melihat kaum Marxis beraksi penuh."
 
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada Fox News pada hari Kamis (16/10) bahwa “konstituen utama Partai Demokrat terdiri dari teroris Hamas, imigran ilegal, dan penjahat kekerasan.”[IT/r]
 
Comment