Massa Yaman Ucapkan Selamat Jalan kepada Para Martir di Sanaa
Story Code : 1241372
Mass funeral hedl for Chief of Staff of the Yemeni Armed Forces Major General Mohammad Abd Al-Karim Al-Ghamari in Sanaa
Mayor Jenderal Al-Ghamari gugur dalam serangan udara Zionis Israel bersama dengan perdana menteri Yaman, menteri pertahanan, dan beberapa menteri lainnya Agustus lalu.
Massa berbondong-bondong ke Lapangan Sabeen di ibu kota, Sanaa, membawa foto-foto dalam sebuah adegan yang mengagumkan yang mengungkapkan kesetiaan rakyat Yaman kepada komandan yang memiliki kontribusi signifikan dalam membangun angkatan bersenjata di Yaman.
"Adegan itu bukan sekadar perpisahan kepada sang martir, melainkan pembaruan janji dan kesetiaan terhadap nilai-nilai jihad dan perlawanan," lapor Al-Massirah TV.
Sholat jenazah kemudian diadakan di Masjid Al-Shaab, di mana ribuan orang mengucapkan selamat tinggal kepada komandannya. Ribuan warga Yaman menggelar salat jenazah di Masjid Al-Shaab untuk mengenang Mayor Jenderal Mohammad Abd al-Karim al-Ghamari, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Yaman yang gugur dalam serangan udara Israel bersama beberapa rekannya dan putranya yang berusia 13 tahun, Hussein. pic.twitter.com/Q5ysvhH8hB
— PressTV Extra (@PresstvExtra) 20 Oktober 2025
“Tonggak Bersejarah Pemakaman”
Mufrti Yaman Sayyed Shams Al-Din Sharaf Al-Din berpidato di hadapan khalayak yang hadir, menyerukan konfrontasi dengan para kolaborator musuh AS dan Zionis Israel.
“Berdiam diri tentang para penjahat dan mereka yang berkolusi dengan musuh bangsa adalah pengkhianatan agama dan nasional,” tegas Sayyid Sharaf Al-Din.
Sementara itu, Mohammad Ahmad Muftah, Penjabat Perdana Menteri di pemerintahan Sanaa, memuji "sikap jihad dan keimanan yang agung yang ditunjukkan oleh sang syahid" Al-Ghamari.
"Hari ini kita mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu tokoh besar bangsa ini — seorang tokoh yang dikenal karena kemurnian niat, ketulusan, dan tujuan mulianya," ujar Muftah dalam pidatonya saat upacara pemakaman.
Ia menegaskan bahwa pemakaman massal ini "merupakan tonggak sejarah, yang mencerminkan kesetiaan rakyat kepada tokoh-tokoh besar mereka dan komitmen tulus mereka terhadap perjuangan kesyahidan dan kemenangan."[IT/r]