Wakil Menlu Iran di Afghanistan untuk Pembicaraan Penting
Story Code : 1242730
Deputy Foreign Minister for Legal and International Affairs Kazem Gharibabad (left) arrives in Kabul for talks with Afghan officials
Wakil Menteri Luar Negeri untuk Hukum dan Urusan Internasional Kazem Gharibabad telah menyatakan bahwa tujuan kunjungannya ke Afghanistan adalah untuk menangani sejumlah isu sensitif, seperti kerja sama perbatasan, sumber daya air bersama, dan urusan peradilan.
Gharibabadi mengungkapkan informasi ini dalam sebuah wawancara dengan Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) setibanya di Kabul bersama sebuah delegasi pada hari Minggu (26/10), yang menyatakan bahwa perjalanannya merupakan bagian dari kebijakan regional Tehran dan sejalan dengan perluasan kerja sama bilateral.
Diplomat senior Iran tersebut menekankan bahwa pertemuannya dengan para menteri dan pejabat Afghanistan secara khusus akan berfokus pada isu-isu air, perbatasan, dan peradilan dan mencatat bahwa peluang kerja sama antara kedua negara ada di bidang-bidang ini.
Iran dan Afghanistan telah mengalami ketegangan yang berkepanjangan terkait hak atas air di Sungai Helmand, pengelolaan perbatasan bersama mereka, dan status warga negara Afghanistan yang tinggal secara ilegal di Iran.
Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Afghanistan, pelaksana tugas pemerintah, menyambut delegasi Iran dan menekankan pentingnya pertukaran tingkat tinggi antara kedua negara tetangga.
Amir Khan Muttaqi menyatakan optimisme bahwa Iran dan Afghanistan, yang memiliki sejarah bersama dari masa lalu, akan meningkatkan kerja sama mereka di bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama.
Kemudian pada hari itu, Gharibabadi bertemu dengan Shamsuddin Shariati, kepala pengawasan dan pelaksanaan dekrit dan perintah, untuk melakukan pembicaraan di mana mereka bertukar pandangan tentang kerja sama hukum dan peradilan antara kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Iran dan Afghanistan mencapai kesepahaman mengenai pemindahan narapidana dan ekstradisi penjahat, di samping perjanjian tentang hak konsuler warga negara Iran yang ditahan di penjara-penjara Afghanistan.[IT/r]