Trump Klaim Arab Saudi Akan Bergabung dengan Normalisasi Israel Tanpa Syarat
Story Code : 1244757
Dalam wawancara dengan program 60 Minutes di CBS, Trump mengatakan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) akan bergabung dengan Abraham Accords tanpa menuntut penyelesaian isu Palestina.
Ketika pewawancara Norah O’Donnell menanyakan apakah ia percaya bahwa MBS akan bergabung tanpa solusi dua negara, Trump menjawab, “Ya, saya pikir dia akan bergabung. Solusinya bisa dua negara atau tidak, tergantung Israel dan pihak lain — termasuk saya.”
Menanggapi pertanyaan apakah ia bisa menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menerima negara Palestina, Trump berkata, “Dia orang yang belum pernah ditekan sebelumnya. Tapi saya telah menekannya, dan saya pikir saya melakukannya dengan baik.”
Trump mencontohkan upayanya memaksa Netanyahu meminta maaf kepada Qatar atas agresi September lalu dan menerima gencatan senjata di Gaza. Ia bahkan mengatakan akan “membantu” Netanyahu menghadapi proses pengadilan korupsinya di Israel.
Komentar Trump muncul menjelang kunjungan Putra Mahkota Saudi ke Washington pada 18 November mendatang — kunjungan pertamanya ke Gedung Putih sejak 2018.
Meski demikian, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menegaskan bahwa kerajaan tidak akan menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel tanpa berdirinya negara Palestina yang berdaulat dengan Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibu kotanya.
UAE, Bahrain, Sudan, dan Maroko telah menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel pada 2020 di bawah mediasi AS, yang dikecam keras oleh rakyat Palestina sebagai “pengkhianatan terhadap perjuangan Palestina.” [IT/G]