Kolaborasi ‘One Health’ Perkuat Kesehatan Masyarakat, Menko PMK: Kebijakan dan Intervensi Harus Presisi
Story Code : 1244802
Hal ini disampaikannya dalam Forum Ilmiah Tahunan XI dan Musyawarah Kerja Nasional XXI Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di Semarang, Jumat (31/10/2025), sebagai upaya penanganan masalah stunting, tuberkulosis, dan penyakit zoonosis secara terpadu.
Pratikno menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan harus menghapus ego sektoral, memperkuat koordinasi, dan memanfaatkan data berbasis bukti untuk intervensi yang lebih presisi.
Ia menilai peran ahli kesehatan masyarakat sangat vital, karena pendekatannya tidak hanya medis, tetapi juga sosial, perilaku manusia, serta lingkungan. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat penanganan masalah kesehatan masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.