Baghaie: Bangsa Iran Teguh Pertahankan Kemerdekaan dan Martabatnya
Story Code : 1244925
Pernyataan itu disampaikan Baghaei melalui akun X resminya pada Selasa, 4 November, bertepatan dengan peringatan “Hari Pelajar” dalam kalender nasional Iran.
Ia menulis bahwa pengasingan Imam Khomeini (RA) pada 1964 setelah menentang perjanjian kapitulasi, gugurnya para pelajar yang memprotes rezim otoriter pada 1978, serta peristiwa 4 November 1979 yang dikenal dengan pengambilalihan Kedutaan AS, semuanya menjadi simbol perlawanan bangsa Iran terhadap intervensi asing.
“Selama lebih dari tiga dekade, satu pesan jelas terus bergema: bangsa Iran akan tetap teguh menjaga kemerdekaan, martabat, dan hak atas takdirnya sendiri,” tulis Baghaei. [IT/G]