0
Thursday 6 November 2025 - 03:33
Zionis Israel vs Palestina:

Lebih dari 2.300 Serangan oleh Pemukim Israel dan Pasukan pendudukan Israel (IOF) Menargetkan Tepi Barat pada Bulan Oktober

Story Code : 1245119
Israeli settlers block the main road
Israeli settlers block the main road
Komisi Otoritas Palestina Melawan Tembok dan Permukiman melaporkan bahwa pasukan pendudukan Zionis Israel (IOF) dan para pemukim melakukan total 2.350 serangan di Tepi Barat yang diduduki selama bulan Oktober, melanjutkan kampanye kekerasan yang gencar terhadap warga Palestina, tanah, dan properti mereka. Menurut Mu'ayyad Sha'ban, ketua komisi tersebut, 1.584 serangan dilakukan oleh pasukan pendudukan, sementara para pemukim bertanggung jawab atas 766 serangan.
 
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa serangan terberat terjadi di wilayah Ramallah dan al-Bireh (542), Nablus (412), dan Al-Khalil (401), yang menunjukkan upaya terkonsentrasi untuk mengganggu kehidupan warga Palestina di wilayah-wilayah penting di wilayah pendudukan.
 
Kekerasan tersebut bertepatan dengan musim panen zaitun tahunan, periode ketika serangan secara historis meningkat.
 
Komisi mendokumentasikan berbagai insiden termasuk serangan fisik langsung, pencabutan dan pembakaran pohon zaitun, penghalangan akses ke lahan pertanian, dan penyitaan properti.
 
Pohon dihancurkan, tanah disita, rumah dihancurkan
Reuters, mengutip pejabat Palestina dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, melaporkan bahwa serangan pemukim selama musim panen zaitun terus berlanjut, dengan para petani Palestina dan keluarga mereka menghadapi ancaman dan intimidasi yang meningkat.
 
Menurut temuan bulanan komisi, serangan tidak hanya mencakup penyerangan tetapi juga penghancuran yang meluas: rumah dan fasilitas pertanian dihancurkan, dan sebagian besar lahan Palestina ditutup dengan dalih apa yang disebut "tindakan keamanan."
 
Penutupan ini seringkali membuka jalan bagi ekspansi pemukim, yang dilakukan dengan dukungan penuh dari pasukan pendudukan.
 
Laporan tersebut juga mengonfirmasi bahwa lebih dari 15.000 pohon telah diserang sejak awal Oktober 2024, yang semakin merusak mata pencaharian warga Palestina dan lingkungan setempat.
 
Kementerian Pertanian Palestina telah mendokumentasikan peningkatan kerugian finansial sebesar 17% yang dialami para petani Tepi Barat dari Januari hingga pertengahan Oktober 2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
Kementerian tersebut mengaitkan peningkatan tersebut dengan agresi sistematis para pemukim dan perampasan lahan, terutama selama masa panen kritis.
 
Pada hari Selasa (4/11), sumber lapangan di Tepi Barat yang diduduki melaporkan bahwa para pemukim Israel menyerang para petani Palestina dan pemilik rumah kaca di sebelah timur Beit Dajan, sebuah kota yang terletak di dekat Nablus.
 
Menurut sumber yang sama, IOF juga menyerbu kota al-Yamoun, sebelah barat Jenin, di mana mereka melakukan operasi pencarian dan mendirikan pos pemeriksaan militer di beberapa lingkungan, yang membatasi pergerakan penduduk.
 
Insiden-insiden ini merupakan bagian dari kampanye agresi yang lebih luas dan intensif di Tepi Barat, di mana pasukan pendudukan dan para pemukim Zionis Israel secara rutin menargetkan warga sipil Palestina, lahan pertanian, dan rumah-rumah.
 
Para pengamat mengatakan tindakan tersebut mencerminkan kebijakan yang disengaja yang bertujuan untuk menggusur paksa warga Palestina, merebut lebih banyak wilayah, dan memperluas permukiman ilegal, yang jelas-jelas melanggar hukum internasional.[IT/r]
 
Comment