Hamas Serahkan Jenazah Tawanan Zionis di Tengah Meningkatnya Pelanggaran Israel di Gaza,
Story Code : 1245131
The bodies of Israeli hostages continue for the fourth day in the Shuja'iyya neighborhood in eastern Gaza
Artileri Israel telah mengintensifkan pemboman di wilayah permukiman yang disebut oleh pendudukan sebagai "zona kuning", menargetkan unit-unit perumahan meskipun telah dinyatakan "perjanjian gencatan senjata di Gaza".
Eskalasi Serangan dan Korban Sipil Sumber-sumber Palestina melaporkan bahwa penembakan terkonsentrasi di Deir Al-Balah dan wilayah timur kamp pengungsi Al-Bureij di Gaza tengah. Kota Gaza juga menyaksikan ledakan di lingkungan Al-Tuffah dan sebagian wilayah timur kota.
Sumber-sumber tersebut mengonfirmasi bahwa pelanggaran gencatan senjata oleh Israel terus berlanjut setiap hari, dengan pendudukan berulang kali mengingkari komitmen yang dinyatakan.
Serangan tersebut telah menewaskan seorang perempuan Palestina di Khan Younis, Gaza selatan—angka yang masih dalam tahap awal karena upaya penyelamatan masih berlanjut.
Pagi ini, jet tempur Zionis Israel melancarkan serangan udara intensif di wilayah timur Kota Gaza, yang melanggar gencatan senjata. pic.twitter.com/J2hsajaxIo
— Quds News Network (@QudsNen) 5 November 2025
Krisis Kemanusiaan Memburuk
Sumber yang sama menggambarkan situasi kemanusiaan di Gaza sebagai bencana, menekankan bahwa bantuan terbatas yang masuk ke wilayah kantong itu sangat tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan lebih dari dua juta warga Palestina.
Perlintasan Rafah masih ditutup, menghalangi evakuasi korban luka dan sakit untuk berobat ke luar negeri.
Lebih dari 22.000 orang sangat membutuhkan perawatan medis, sementara sistem kesehatan Gaza berada di ambang kehancuran di tengah kekurangan obat-obatan dan pasokan penting yang parah.
Tim penyelamat dan petugas kota kesulitan beroperasi karena kurangnya alat berat—peralatan yang terus diblokir Israel untuk memasuki Gaza—menghambat operasi pemulihan dan membuat banyak korban terkubur di bawah reruntuhan rumah yang hancur.
Para pejabat telah memperingatkan akan terjadinya bencana kemanusiaan jika pembatasan terus berlanjut.
Hamas Serahkan Jenazah Tawanan Israel
Dalam perkembangan terkait, Brigade Al-Qassam—sayap militer Hamas—menyerahkan jenazah seorang tawanan Israel kepada Komite Palang Merah Internasional pada Selasa (4/11) malam.
Kelompok tersebut menyatakan bahwa masuknya tim teknik ke dalam apa yang disebut "zona kuning" telah memfasilitasi penemuan jenazah.
Media Israel mengklaim jenazah tersebut adalah tawanan Amerika-Israel terakhir yang ditahan di Gaza.
Perlawanan Menahan Diri di Tengah Pelanggaran yang Berkelanjutan
Meskipun Israel berulang kali melanggar gencatan senjata, faksi-faksi perlawanan Palestina terus menjunjung tinggi perjanjian tersebut, menggarisbawahi komitmen mereka untuk menahan diri meskipun pelanggaran Israel terus berlanjut setiap hari.
Sementara itu, krisis kemanusiaan di jalur yang terkepung semakin dalam, dengan kekejaman baru yang terungkap.
Rakyat Palestina, di bawah pemboman dan penderitaan yang tiada henti, terus menunjukkan ketangguhan dan keteguhan dalam menghadapi agresi militer Zionis Israel.[IT/r]