Yaman Mulai Sidang Jaringan yang Dituduh Melakukan Spionase Asing
Story Code : 1246101
The Yemeni Specialized Criminal Court in the Capital
Pengadilan Pidana Khusus di Sekretariat Ibu Kota membuka sidang perdana terhadap individu-individu yang dituduh terlibat dalam jaringan spionase yang diduga memiliki keterkaitan dengan ruang operasi gabungan antara intelijen Amerika Serikat (CIA), Mossad Zionis Israel, dan intelijen Arab Saudi, yang disebut beroperasi dari wilayah Saudi.
Sidang pertama dipimpin oleh Ketua Pengadilan, Hakim Yahya al-Mansour, dan dihadiri oleh Jaksa Agung Abdullah Zahra serta Wakil Jaksa Sarim al-Din Mufaddal. Sidang tersebut diikuti dengan sidang kedua yang dipimpin oleh Hakim Rabee al-Zubair, dengan kehadiran anggota kejaksaan, Hakim Nasr al-Qasimi.
Selama persidangan, dakwaan dibacakan secara resmi, dan 21 terdakwa kemudian dihadapkan pada tuduhan spesifik beserta bukti-bukti yang telah dikumpulkan dalam kasus tersebut.
Rincian Dakwaan
Terdakwa didakwa berkolaborasi dengan negara-negara asing yang dianggap bermusuhan dengan Republik Yaman — yaitu Arab Saudi, Inggris, dan Amerika Serikat — melalui komunikasi dengan perwira intelijen Saudi, Inggris, Amerika, dan Zionis Israel yang mengatur aktivitas mereka, memasok alat komunikasi terenkripsi serta aplikasi pelacakan lokasi, dan melatih mereka menggunakan kamera tersembunyi serta sistem siaran langsung.
Mereka juga dituduh memberikan informasi kepada pihak-pihak tersebut terkait lokasi dan pergerakan para pemimpin negara, serta rahasia politik, militer, dan keamanan. Dakwaan lain mencakup tindakan menghasut dan merekrut warga Yaman lainnya, serta memasang berbagai kamera pengintai, yang mengakibatkan terjadinya penargetan terhadap sejumlah lokasi militer, keamanan, dan sipil.
Dakwaan tersebut juga mencakup penghancuran perangkat dan barang bukti yang diperlukan untuk membuktikan kejahatan yang mempengaruhi keamanan negara dan rahasia pertahanan, serta membantu negara agresor Arab Saudi dan sekutunya dalam perang melawan Yaman.
Bantuan tersebut diberikan melalui perekrutan warga Yaman dan pengumpulan informasi militer dan politik secara sistematis, termasuk rincian tentang para pemimpin tingkat satu dan dua, tokoh media, markas besar dan institusi mereka, lokasi pertemuan dan tempat tinggal mereka, serta tempat produksi dan penyimpanan senjata.
Selain itu, para terdakwa juga dituduh memberikan informasi kepada intelijen Saudi mengenai rudal, termasuk sumber, lokasi peluncuran dan penyimpanan, serta laporan tentang kekuatan internal di garis depan dan aktivitas para pemimpin militer serta tempat pertemuan mereka, semuanya dilakukan dengan imbalan kompensasi finansial.
Yaman Umumkan Penangkapan Jaringan Intelijen Gabungan CIA–Mossad–Saudi
Kementerian Dalam Negeri Yaman pada 8 November 2025 mengumumkan bahwa pasukan keamanan berhasil membongkar jaringan spionase yang terkait dengan ruang operasi gabungan antara CIA, Mossad, dan dinas intelijen Arab Saudi.
Dalam pernyataannya, Kementerian menyebut operasi ini sebagai bagian dari “Operasi Dan Rencana Mereka Akan Gagal”, dan menjelaskan bahwa sel-sel mata-mata tersebut dikendalikan dari wilayah Saudi serta dilengkapi dengan peralatan pengawasan canggih.
Menurut pernyataan resmi, jaringan tersebut telah diawasi secara ketat melalui pemantauan intelijen, yang memungkinkan pasukan keamanan melacak hubungan komunikasi, perangkat terenkripsi, dan aplikasi pelacakan lokasi sebelum melakukan penangkapan.
Kementerian juga menegaskan bahwa pelatihan para agen dilakukan di dalam wilayah Arab Saudi di bawah pengawasan perwira asing, dan bahwa struktur jaringan tersebut terdiri dari beberapa sel independen yang terhubung dengan komando pusat.
Pejabat di Sana’a menggambarkan perkembangan ini sebagai “terobosan besar dalam bidang keamanan”, dan menilai waktunya berkaitan erat dengan dinamika konflik regional yang lebih luas, termasuk perang terhadap Yaman serta peran jaringan tersebut dalam memfasilitasi serangan terhadap infrastruktur sipil dan militer.[IT/r]