0
Tuesday 11 November 2025 - 03:58
Iran vs AS & Zionis Israel:

Intelijen Garda Revolusi Iran Membongkar Jaringan Peretasan yang Terkait dengan Mossad dan Media Asing

Story Code : 1246108
IRGC cyber
IRGC cyber
Menurut laporan media Iran, pemimpin kelompok tersebut beroperasi dengan menyamar sebagai seorang gadis Belanda yang membela kebebasan perempuan Iran dan dilaporkan memberikan informasi rahasia tentang pasukan keamanan Iran kepada jaringan media anti-Iran, termasuk Iran International, dan jaringan yang terkait dengan Mossad Zionis Israel.
 
Kasus ini bermula pada tahun 2022 ketika kanal Telegram dan akun Twitter "Backdoor" menjadi terkenal karena mempublikasikan informasi pribadi terkait moralitas perwira polisi dan personel militer lainnya.
 
Awalnya, "Backdoor" menampilkan dirinya sebagai seorang perempuan muda Eropa yang mengungkap rahasia untuk mendukung perempuan Iran.
 
Narasi ini diperkuat oleh media asing, terutama Iran International, yang menyiarkan laporan berdasarkan data yang bocor.
 
Namun, operasi intelijen berlapis yang dilakukan oleh spesialis siber Garda Revolusi Iran (IRGC) menunjukkan bahwa orang di balik persona tersebut bukanlah seorang "gadis" atau "orang Belanda", melainkan seorang pemuda Iran yang memimpin kelompok peretas domestik.
 
Menurut pengakuannya, motif utamanya adalah untuk menghasilkan pendapatan melalui mata uang kripto.
 
Pemimpin yang ditangkap mengaku menerima pembayaran untuk target tertentu dan informasi bernilai tinggi.
 
Investigasi mengungkap bahwa kelompok peretas tersebut merupakan bagian dari jaringan yang lebih luas dan lebih berbahaya yang melibatkan jurnalis Iran International, kelompok peretas saingan "Lab Dookhtegan", dan pada akhirnya, Mossad.
 
Kelompok "Lab Dookhtegan" dikenal karena kecenderungan pro-Zionisnya yang terbuka dan membanggakan perannya dalam mengumpulkan target intelijen di dalam Iran selama konflik baru-baru ini di kanal Telegram-nya.
 
Aparat keamanan Iran menempatkan prioritas tinggi pada identifikasi dan pembongkaran operasi spionase asing. 
 
Operasi tersebut seringkali menargetkan jaringan yang dijalankan oleh CIA dan Mossad, yang seringkali berpuncak pada penangkapan warga negara ganda atau individu yang membocorkan informasi militer, nuklir, atau ekonomi yang sensitif.[IT/r]
 
 
 
 
Comment