
Iran vs AS & Zionis Israel:
Iran: Jaringan Sabotase AS–Israel Berhasil Dibongkar di Dalam Negeri
12 Nov 2025 05:16
IslamTimes - Intelijen IRGC Iran menyatakan telah membongkar jaringan sabotase yang terkait dengan badan intelijen Amerika Serikat dan Zionis Israel, serta melakukan sejumlah penangkapan setelah operasi keamanan dan pengawasan terkoordinasi.
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) melalui Organisasi Intelijennya mengumumkan bahwa mereka telah mengungkap dan membongkar sebuah jaringan sabotase yang beroperasi di dalam wilayah Iran di bawah arahan badan intelijen AS dan Zioni sIsrael. Jaringan tersebut berhasil diidentifikasi setelah melalui beberapa tahap pemantauan dan pengawasan, menurut pernyataan resmi yang dirilis pada hari Selasa (11/11).
Dinas intelijen IRGC menyatakan bahwa rezim pendudukan Zionis Israel, yang disebutnya sebagai perpanjangan tangan Amerika Serikat di kawasan, telah mengubah strateginya ke arah destabilisasi internal setelah apa yang mereka sebut sebagai kegagalannya dalam perang 12 hari terakhir. Menurut pernyataan itu, perubahan strategi tersebut mencakup pembentukan jaringan-jaringan yang bertujuan untuk mengacaukan keamanan publik selama paruh kedua musim gugur.
Operasi pembongkaran itu dilakukan secara serentak di beberapa provinsi Iran. Unit intelijen dikabarkan telah melacak pergerakan dan komunikasi jaringan tersebut sebelum melancarkan penggerebekan terkoordinasi terhadap sel-sel yang terkait dengan rezim pendudukan Israel. IRGC menegaskan bahwa seluruh anggota jaringan tersebut telah ditangkap, dan penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung.
Pengumuman ini muncul di tengah apa yang oleh pejabat keamanan Iran digambarkan sebagai kampanye intensif untuk melawan upaya spionase dan sabotase yang menargetkan infrastruktur vital dan lembaga publik di negara itu.
Keamanan Diperketat Setelah Konfrontasi Terbaru
Perkembangan ini terjadi setelah perang 12 hari yang dilancarkan oleh rezim pendudukan Zionis Israel terhadap Iran, di mana konflik antara Teheran dan Tel Aviv meluas melampaui pertempuran militer langsung hingga mencakup operasi rahasia, siber, dan intelijen.
Pihak berwenang Iran menyatakan bahwa setelah peristiwa tersebut, langkah-langkah keamanan internal telah diperluas untuk mencegah infiltrasi dan upaya sabotase lanjutan.
Dalam beberapa bulan terakhir, Iran telah meningkatkan pengawasan terhadap jaringan yang diduga memiliki keterkaitan dengan pihak asing, mengacu pada insiden-insiden sebelumnya seperti pembunuhan terarah, kerusakan infrastruktur, dan kerusuhan terkoordinasi.
Pejabat Iran menyebutkan bahwa upaya ini telah menghasilkan serangkaian penangkapan yang tepat sasaran terhadap individu-individu yang diyakini menjadi bagian dari sel-sel terorganisir yang berupaya merusak stabilitas nasional.
Dinas keamanan Iran menegaskan bahwa operasi pengawasan dan kontra-intelijen akan terus berlanjut, serta menambahkan bahwa pengumuman lebih lanjut mungkin akan disampaikan setelah hasil interogasi dan penilaian selesai dilakukan.
Iran Terus Membasmi Jaringan Intelijen Zionis Israel
Beberapa bulan sebelumnya, pada bulan Juni, pasukan keamanan Iran menangkap puluhan individu di berbagai provinsi atas tuduhan bekerja sama dengan rezim pendudukan Israel di tengah perang yang sedang berlangsung pada saat itu.
Polisi di provinsi tengah Isfahan mengumumkan penangkapan empat orang yang diduga bekerja dengan rezim Israel, serta mengungkap bengkel produksi drone dan pesawat model. Otoritas melaporkan penyitaan sejumlah besar peralatan dan suku cadang yang digunakan dalam pembuatan pesawat tak berawak (UAV).
Selain itu, di provinsi utara Qazvin, lembaga keamanan Iran mengonfirmasi penahanan lima individu yang dituduh memicu kerusuhan dan mendukung agresi Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran.
Menurut kantor berita Tasnim, polisi siber di Isfahan juga berhasil membongkar jaringan beranggotakan 60 orang yang diduga terlibat dalam kampanye disinformasi yang dirancang untuk mengacaukan ketertiban umum dan melayani kepentingan rezim Zionis Israel.[IT/r]
Story Code: 1246350