Khan Younis Peringatkan 900.000 Pengungsi Saat Badai Mendekat
Story Code : 1246991
Trucks carrying humanitarian aid drive through Gaza City after entering via the Zikim crossing, northern Gaza Strip
Juru bicara Pemerintah Kota Khan Younis, Saeb Laqqan, memperingatkan bahwa lebih dari 900.000 warga Palestina yang terlantar saat ini tinggal di tenda-tenda darurat di wilayah pesisir al-Mawasi, dan menyatakan keprihatinan yang mendalam akan keselamatan mereka seiring mendekatnya depresi cuaca.
Laqqan menekankan perlunya mendesak pendudukan Israel untuk mengizinkan masuknya peralatan penting yang dibutuhkan oleh pemerintah kota untuk melaksanakan tugasnya dan mengamankan penduduk yang terlantar dalam kondisi darurat ini.
Sebelumnya hari ini, koresponden Al Mayadeen di Jalur Gaza melaporkan bahwa pesawat tempur Zionis Israel melancarkan dua serangan udara di tenggara Khan Younis, di bagian selatan wilayah yang terkepung.
Serangan tersebut bertepatan dengan tembakan dari tank-tank Zionis Israel yang ditempatkan di selatan kota.
Pelanggaran IOF terus berlanjut
"Zionis Israel" terus melanggar perjanjian gencatan senjata di Gaza, melancarkan serangan udara, penembakan artileri, dan menyerang kru ambulans untuk mencegah mereka menjangkau warga Palestina yang terluka.
Pesawat tempur Zionis Israel melancarkan dua serangan udara di tenggara Khan Younis pada hari Kamis (13/11), sementara tank-tank melepaskan tembakan di bagian selatan kota, menurut koresponden Al Mayadeen di Gaza.
Koresponden kami melaporkan bahwa serangan Israel terus berlanjut di seluruh wilayah kantong tersebut, dengan Khan Younis menanggung beban eskalasi.
'Zionis Israel' terus melanggar gencatan senjata di Gaza
Hamas menuduh "Zionis Israel" melakukan pelanggaran harian terhadap perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani di Sharm el-Sheikh hampir sebulan yang lalu, menganggapnya bertanggung jawab penuh atas upaya menggagalkan dan menggagalkan kesepakatan tersebut.
Pada 11 November, Kantor Media Pemerintah di Gaza menerbitkan statistik mengerikan yang merinci pelanggaran Zionis Israel yang dilakukan sejak gencatan senjata dicapai pada 10 Oktober.
Menurut data yang dikumpulkan oleh kantor tersebut, "Zionis Israel" melakukan 282 pelanggaran gencatan senjata selama periode ini, menewaskan 242 warga Palestina dan melukai 620 lainnya.
Dokumen tersebut merinci berbagai pelanggaran, termasuk 88 insiden penembakan yang menargetkan warga sipil, 12 penyerbuan ke wilayah permukiman di luar zona penyangga garis kuning, 124 serangan udara dan penyerangan, 52 pembongkaran rumah warga sipil, dan penangkapan 23 warga Palestina di seluruh Jalur Gaza.[IT/r]