Pesawat Membawa Truk AS yang Penuh dengan Peralatan Militer dari UEA ke Israel
Story Code : 1250448
US Oshkosh trucks loaded with a large amount of military equipment from the UAE to the Israeli
Media Zionis Israel melaporkan bahwa pesawat angkut tersebut mendarat di Bandara Ben Gurion Tel Aviv pada hari Jumat (28/11).
Truk-truk Amerika tersebut kemudian dimuat kembali ke pesawat, yang kemudian kembali ke UEA setelah singgah sebentar di Georgia, tambah laporan tersebut.
Pengiriman tersebut menambah aliran senjata AS yang stabil ke wilayah yang diduduki Zionis Israel meskipun rezim tersebut melakukan perang genosida di Jalur Gaza.
Pusat Kebijakan Internasional mengatakan Zionis Israel menerima lebih dari $4,2 miliar dalam bentuk peralatan militer AS, termasuk tank, bahan peledak, amunisi, dan suku cadang pesawat, antara Oktober 2023 dan Mei 2025.
Pasokan senjata mematikan ke Zionis Israel telah meningkatkan seruan di AS untuk penyelidikan atas keterlibatan Washington dalam kejahatan perang rezim Tel Aviv terhadap Palestina.
Sebuah jajak pendapat oleh The New York Times dan Universitas Siena menemukan pada bulan September bahwa mayoritas orang Amerika (51 persen) menentang AS memberikan bantuan ekonomi dan militer kepada Zionis Israel, sementara hanya 39 persen yang mendukung.
Zionis Israel melancarkan serangan brutalnya ke Gaza pada 7 Oktober 2023, tetapi gagal mencapai tujuan yang dideklarasikan meskipun telah menewaskan setidaknya 70.100 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai 170.983 lainnya.
Zionis Israel terpaksa menyetujui gencatan senjata dengan kelompok perlawanan Hamas, yang berlaku efektif pada 10 Oktober 2025. Namun, sejak saat itu, rezim kriminal tersebut telah melanggar gencatan senjata dengan serangan hampir setiap hari di Gaza.
UEA telah mengkritik genosida Zionis Israel di Gaza, tetapi tetap mempertahankan hubungan dengan entitas pendudukan tersebut.
Pada tahun 2020, UEA menormalisasi hubungan dengan Tel Aviv di bawah apa yang disebut Perjanjian Abraham, diikuti oleh Bahrain dan Maroko.
Baru-baru ini, media Zionis Israel melaporkan bahwa pembangunan koridor kereta api yang menghubungkan UEA dengan wilayah yang diduduki diam-diam telah maju selama genosida Zionis Israel di Gaza, yang menunjukkan bahwa proyek tersebut telah mencapai tahap lanjut.[IT/r]