AS Percepat Pengerahan Drone Kamikaze Berbasis Desain Iran ke Asia Barat
Story Code : 1251170
Pada Rabu, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan pembentukan Task Force Scorpion Strike (TFSS) yang akan mengawasi pengerahan operasional pertama drone jenis tersebut oleh militer AS, menurut berbagai laporan media Amerika.
Drone dimaksud diidentifikasi sebagai Shahed-136, UAV jarak jauh buatan Iran. Laporan tersebut mengutip CENTCOM bahwa Washington juga membentuk TFSS untuk mengawasi pengerahan drone yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh AS.
Pengamat menyebut pembentukan task force ini sebagai sinyal urgensi Washington terkait pengerahan drone tersebut.
“Kemampuan Drone Mutakhir”
“Task force baru ini menciptakan kondisi bagi pemanfaatan inovasi sebagai alat pencegah,” ujar Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper.
“Membekali personel kami dengan kemampuan drone mutakhir secara cepat menunjukkan inovasi dan kekuatan militer AS,” tambahnya.
Menurut salah satu laporan, pengerahan sistem ini sebagian dipicu oleh inisiatif “dominasi drone” Menteri Perang AS, Pete Hegseth, yang bertujuan mempercepat pengiriman drone murah dan efektif kepada pasukan AS.
Republik Islam Iran sebelumnya menggunakan drone Shahed-136 saat rezim Israel dan AS melakukan serangan ilegal terhadap wilayahnya pada bulan Juni.
ABC News menilai drone tersebut “mengubah medan perang,” dengan menyoroti keberhasilannya dalam membawa muatan peledak jarak jauh, daya tahan, otonomi, dan kemudahan peluncurannya.
Versi Amerika diberi nama Low-cost Unmanned Combat Attack System (LUCAS). Laporan menyebut biaya pembuatannya tidak lebih dari USD 35.000 per unit.
Seorang pejabat Kementerian Perang AS mengatakan bahwa drone Shahed yang menjadi basis LUCAS pernah berhasil diperoleh AS beberapa tahun lalu. [IT/G]