0
Friday 5 December 2025 - 03:51
Iran - Zionis Israel:

Layanan Bahasa Ibrani Baru Press TV Memicu Kehebohan dan Kegelisahan di Lingkaran Media Israel

Story Code : 1251309
Press TV’s - Hebrew
Press TV’s - Hebrew
Sejak resmi diluncurkan akhir bulan lalu, layanan berbahasa Ibrani tersebut menarik perhatian besar dari media Zionis Israel, dengan banyak pengamat yang memberikan komentar bernada kekhawatiran bahkan paranoia.
 
Layanan bahasa Ibrani Press TV—jaringan media internasional terkemuka yang berafiliasi dengan IRIB World Service milik Republik Islam Iran—diluncurkan pada akhir bulan lalu untuk menjangkau audiens penutur bahasa Ibrani di seluruh dunia.
 
Layanan ini dapat diakses melalui akun X aktif (@PresstvHebrew) dan kanal Telegram khusus (@PresstvHebrew), dengan situs web penuh yang dijadwalkan meluncur dalam beberapa bulan mendatang.
 
Menurut Ahmad Noroozi, direktur IRIB World Service, misi utama kanal ini adalah mengungkap fakta-fakta yang berupaya disembunyikan media Zionis Israel, terutama mengingat sensor ketat yang diberlakukan pada media berbahasa Ibrani di wilayah pendudukan selama perang 12 hari terakhir.
Peluncuran layanan bahasa Ibrani ini dilakukan setelah adanya resolusi Dewan Tertinggi Revolusi Kebudayaan Iran, yang menginstruksikan IRIB untuk mendirikan sebuah jaringan televisi internasional berbahasa Ibrani.
 
Dewan tersebut, yang dipimpin oleh Presiden Masoud Pezeshkian, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk melawan propaganda rezim Zionis dan media afiliasinya, memperkuat diplomasi media Iran, serta menghadirkan gambaran yang lebih akurat mengenai peristiwa regional.
Sejak diluncurkan, media Israel tampak gelisah, menggambarkannya sebagai bagian dari “perang narasi” dan sebagai upaya langsung media Iran untuk memengaruhi masyarakat pemukim Zionis Israel. 
 
Press TV Resmi Meluncurkan Layanan Berita Berbahasa Ibrani
Press TV officially launches Hebrew news service

👉 Follow Press TV in Hebrew: @PresstvHebrewhttps://t.co/AKcW0kBXw7
— Press TV 🔻 (@PressTV) November 24, 2025
 
Sebagai contoh, situs berita Israel Walla menerbitkan laporan berjudul:
“Iran Meluncurkan Kanal TV Berbahasa Ibrani, Melewati Netanyahu dan Berbicara Langsung kepada Orang Israel.”
 
Laporan tersebut menggambarkan kanal berbahasa Ibrani itu sebagai bagian dari “upaya propaganda Tehran” yang dirancang untuk menyisipkan narasi Iran ke dalam lanskap media berbahasa Ibrani tanpa perantara.
 
“Pendirian jaringan penyiaran berbahasa Ibrani merupakan upaya tidak biasa dari Iran untuk berbicara langsung kepada publik Israel, melampaui aktivitas digitalnya di platform media sosial,” tulis laporan itu.
 
“Menurut sumber-sumber Israel, kanal ini diperkirakan akan menjadi alat propaganda penuh—dioperasikan oleh badan penyiaran pemerintah Iran (IRIB)—yang bertujuan membentuk narasi yang menguntungkan kepentingan rezim di Teheran. Iran telah mengoperasikan kanal dalam bahasa Inggris, Arab, dan Prancis—seperti Press TV dan Al Alam—yang digunakan untuk menyebarkan pesan-pesan ke luar negeri.”
 
Surat kabar Maariv juga menekankan dalam artikelnya bahwa jaringan Ibrani Iran adalah sebuah “alat propaganda” yang dioperasikan oleh penyiar negara Iran, dengan tujuan “menembus opini publik Zionis Israel.”
 
Maariv menghubungkan proyek ini dengan eskalasi strategi media Teheran terhadap rezim Israel di tengah perang genosida yang sedang berlangsung di Gaza dan setelah perang 12 hari terhadap Republik Islam.
 
“Dalam beberapa minggu terakhir, seruan dari pejabat senior Iran untuk ‘memerangi perang kesadaran yang dijalankan Israel’ semakin meningkat, dan sumber-sumber media Iran secara terbuka berbicara tentang ‘perlunya mengungkap kejahatan Zionis kepada audiens Israel dalam bahasa mereka sendiri’,” tulis laporan tersebut.
 
העולם מזווית אחרת: Press TV משיקה שירות בעברית@presstvhebrew pic.twitter.com/AQ96K8gTT9
— Press TV בעברית (@presstvhebrew) November 24, 2025
 “Menurut para ahli media Iran, ini merupakan kelanjutan langsung dari kebijakan pengaruh digital Teheran.”
 
 
Reaksi Media Israel: Ketakutan, Kekhawatiran, dan Tuduhan Perang Kesadaran
Situs yang berfokus pada isu militer, C14, menggambarkan peluncuran layanan Press TV berbahasa Ibrani sebagai “langkah langsung dalam perang kesadaran,” menyatakan bahwa layanan ini “dirancang untuk membentuk narasi yang memperkuat kepentingan Tehran.”
 
Platform berita keagamaan Bhol juga menyoroti peluncuran tersebut, menggambarkannya sebagai “upaya untuk memengaruhi lingkungan media dan sosial Zionis Israel.”
“Iran tetap menjadi pemain aktif dalam pertarungan opini publik, bekerja untuk memperkuat citra dan posisi pemerintahnya sekaligus melemahkan ketahanan internal para lawannya,” tulis laporan itu.

“Iran juga secara aktif berusaha menanamkan pengaruh di dalam Zionis Israel, dengan merekrut puluhan agen Israel untuk tujuan mata-mata. Beberapa warga Israel telah ditangkap setelah memberikan informasi kepada operator Iran.”

Menurut para analis media, laporan-laporan seperti ini mencerminkan ketakutan dan kecemasan yang sudah lama mengakar di lingkaran media dan politik Zionis Israel—aktor-aktor yang telah lama terbiasa menekan berita dan analisis yang menggambarkan rezim secara negatif, bahkan di tengah perang genosida yang sedang berlangsung di Gaza.
 
Tema Utama yang Disoroti Media Zionis Israel
Media Israel secara umum menekankan sejumlah poin berikut mengenai layanan Ibrani Press TV:
  • upaya langsung Iran untuk memengaruhi opini publik Zionis Israel,
    bagian dari strategi media baru Tehran di tengah genosida di Gaza dan setelah perang 12 hari terhadap Republik Islam,
    sebuah inisiatif yang menandai tahap baru dalam perang narasi antara Tehran dan Tel Aviv.[IT/r]
 
 
Comment