0
Saturday 6 December 2025 - 03:40
AS dan Gejolak Palestina:

Trump Akan Umumkan Fase Kedua Proses Perdamaian Gaza sebelum Natal

Story Code : 1251511
US President Donald Trump, the second phase of the Gaza peace process
US President Donald Trump, the second phase of the Gaza peace process
Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan fase kedua proses perdamaian Gaza sebelum Natal, yang mencakup struktur pemerintahan baru untuk Jalur Gaza yang terkepung, Axios melaporkan, mengutip para pejabat AS.
 
Menurut laporan tersebut, pemerintahan Trump akan segera menguraikan detail mengenai Dewan Tata Kelola yang diusulkan, beserta langkah-langkah untuk mengimplementasikan rencana perdamaian yang lebih luas untuk Gaza.
 
Elemen-elemen kunci fase kedua
Diuraikan dalam proposal perdamaian 20 poin Trump, fase kedua dari rencana tersebut mencakup penarikan "Zionis Israel" dari wilayah-wilayah tambahan di Gaza, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), dan pembentukan struktur pemerintahan baru yang dipimpin oleh Dewan Perdamaian.
 
Dewan Perdamaian, yang dipimpin oleh Trump, akan terdiri dari sekitar 10 perwakilan dari negara-negara Arab dan Barat, yang bertugas mengawasi pemerintahan transisi Gaza. Di bawah Dewan tersebut, sebuah dewan eksekutif internasional diperkirakan akan beroperasi, yang terdiri dari mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, utusan Trump, Jared Kushner dan Steve Witkoff, beserta pejabat senior lainnya dari negara-negara peserta.
 
Dewan eksekutif ini akan mengawasi pemerintahan teknokratis Palestina, yang kabarnya akan beranggotakan 12 hingga 15 profesional dengan keahlian di bidang bisnis dan manajemen. Menurut laporan tersebut, tidak satu pun dari individu-individu ini akan berafiliasi dengan Hamas, Fatah, atau faksi politik Palestina lainnya.
 
AS, Qatar, Mesir, dan Turki saat ini sedang terlibat dalam perundingan dengan Hamas untuk menengahi kesepakatan yang akan membuat kelompok tersebut melepaskan kendali atas Gaza dan mulai melucuti senjata, tambah laporan tersebut.[IT/r]
 
Comment