0
Saturday 6 December 2025 - 03:48
Alutsista Iran:

Angkatan Laut Garda Revolusi Islam (IRGC) Meluncurkan Rudal Balistik dan Jelajah selama Latihan Militer Besar

Story Code : 1251516
IRGC Navy forces participate in Great Prophet-19 military drills near the Persian Gulf
IRGC Navy forces participate in Great Prophet-19 military drills near the Persian Gulf
Berbagai rudal jelajah — Qadr 110, Qadr 380, Qadir — serta rudal balistik 303 diluncurkan secara bersamaan dari beberapa titik di pedalaman negara tersebut selama fase baru latihan "Eghtedar" (otoritas) Angkatan Laut Garda Revolusi Islam (IRGC) pada hari Jumat (5/12).
 
Semua target yang ditentukan di Laut Oman diserang dengan presisi tinggi.
 
Pada saat yang sama, sistem pesawat nirawak yang berpartisipasi melakukan serangan yang berhasil terhadap pangkalan musuh simulasi, menghancurkan target yang dituju.
 
Pada fase kedua latihan angkatan lautnya, Angkatan Laut IRGC menembakkan rudal jarak jauh dan pesawat nirawak ke target-target di Teluk Oman sambil menguji pertahanan udara dan kesiapan peperangan elektronik di Teluk Persia dan Selat Hormuz.
 
Ikuti: https://t.co/mLGcUTS2ei pic.twitter.com/CHWC06etWk
— Press TV 🔻 (@PressTV) 5 Desember 2025
 
Di bagian lain latihan, sistem pertahanan udara yang dikerahkan di kapal-kapal Garda Revolusi Iran (IRGC) melakukan latihan intensif terhadap target udara musuh — target yang, menurut skenario latihan, berupaya menyerang kapal cepat dan wilayah pesisir Iran.
 
Daya tahan sistem tempur dan evaluasi kemampuan untuk melawan peperangan elektronik musuh merupakan beberapa fokus utama latihan skala besar ini, yang dimulai pada hari Kamis.
 
Pada hari pertama latihan, unit-unit angkatan laut menyampaikan pesan tegas mereka dengan mengeluarkan peringatan kepada kapal-kapal Amerika yang berada di wilayah tersebut.
 
Latihan yang diberi nama sandi Shahid Mohammad Nazeri ini berlangsung di Teluk Persia, zona maritim Nazeat – Kepulauan Abu Musa, Tunb Besar, Tunb Kecil, dan Siri, Selat Hormuz, serta Laut Oman. Sistem pertahanan udara canggih, termasuk Nawab, Majid, dan Misag,h, juga dikerahkan dalam kondisi peperangan elektronik pada hari pertama.
 
Dengan menggunakan kecerdasan buatan, sistem ini mampu mengidentifikasi target terbang dan laut dalam waktu singkat dan mengenai target tersebut dengan akurasi tinggi.
 
Nazeri adalah komandan unit komando elit Angkatan Laut Garda Revolusi Iran. Ia dikenal luas di Iran atas keterlibatan langsungnya dalam penangkapan 10 pelaut Amerika – sembilan pria dan satu wanita – yang memasuki perairan teritorial Iran pada 12 Januari 2016.
 
Latihan ini menyampaikan pesan ganda: perdamaian dan persahabatan bagi negara-negara tetangga, dan peringatan yang jelas bagi musuh bahwa setiap kesalahan perhitungan akan menghadapi respons yang tegas.
 
Angkatan laut Iran sering melakukan latihan skala besar di Teluk Persia dan Laut Oman, menunjukkan kemampuannya dan menandakan pencegahan terhadap kekuatan asing.[IT/r]
 
Comment