Iran Janjikan Dukungan Penuh untuk SCO dalam Latihan Sahand 2025
Story Code : 1251517
SCO states during Sahand 2025, highlighting growing military cooperation in counterterrorism efforts
Mayor Jenderal Mohammad Pakpour, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, mengonfirmasi pada hari Kamis (4/12) bahwa Garda sepenuhnya siap untuk menawarkan dukungan dan keahlian militer tanpa batas kepada negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).
Berbicara saat peluncuran fase terakhir latihan antiterorisme SCO 2025, yang dikenal sebagai Sahand 2025, Pakpour menekankan kesiapan Iran untuk berbagi pengalamannya dengan negara-negara SCO "tanpa batas."
Dalam pernyataannya, Pakpour menggarisbawahi persatuan dan tekad bersama di antara negara-negara SCO untuk memerangi terorisme. Ia menunjukkan kehadiran signifikan para pemimpin militer, perwira, dan kepala delegasi tingkat tinggi sebagai tanda yang jelas dari meningkatnya koordinasi kontraterorisme SCO. "Partisipasi yang luas ini mencerminkan kerja sama yang erat dan tekad bersama di antara anggota SCO dalam memerangi terorisme," ujarnya, seraya menegaskan kembali komitmen Iran terhadap keamanan kolektif.
Latihan militer Sahand 2025 menandai fase terakhir dari latihan antiterorisme gabungan yang diselenggarakan di bawah kerangka kerja SCO. Acara ini dipandang sebagai demonstrasi pendalaman hubungan militer dan strategis antara Iran dan negara-negara SCO lainnya, seiring Iran berupaya memainkan peran yang lebih aktif dalam keamanan regional dan inisiatif dukungan militer SCO.
SCO memuji peran Iran dalam Sahand 2025
Pada hari Selasa, seorang pejabat senior dari Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) memuji komitmen kuat Iran terhadap upaya kontraterorisme sejak bergabung dengan blok regional tersebut, menekankan peran aktif Teheran dalam operasi keamanan bersama.
Sergei Kysanyi, sekretaris komite eksekutif Struktur Antiterorisme Regional SCO, mengatakan dalam jumpa pers pada hari Selasa bahwa Iran telah menunjukkan "tekad yang kuat" dalam menghadapi ancaman teroris bersama negara-negara anggota lainnya. Ia menyoroti latihan kontraterorisme gabungan Sahand 2025, dengan mencatat bahwa fase pertamanya, yang dilaksanakan dari 1 Juli hingga 1 Agustus, berfokus pada tantangan yang ditimbulkan oleh organisasi teroris internasional. Latihan ini juga mencakup penilaian perlindungan infrastruktur kritis dan fasilitas utama di seluruh negara peserta untuk mengevaluasi ketahanan mereka terhadap potensi serangan.
Tahap akhir latihan Sahand 2025 akan diadakan di Shabestar, yang terletak di provinsi Azerbaijan Timur, Iran. Diselenggarakan oleh Pasukan Darat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, latihan selama lima hari ini akan mempertemukan 18 delegasi dari negara-negara anggota SCO serta lembaga keamanan dan militer regional.[IT/r]