Garda Revolusi Iran Bongkar Sel Teroris MKO yang Merencanakan Serangan di Tehran dan Alborz
Story Code : 1251521
People in Tehran, Iran
Korps Garda Revolusi Iran (Garda Revolusi Iran) pada hari Jumat (5/12) mengumumkan pembubaran sel operasi bersenjata yang berafiliasi dengan kelompok Mojahedin-e-Khalq (MKO) di kota Pardis, yang terletak di sebelah timur Teheran. Kelompok tersebut dilaporkan merencanakan serangkaian serangan terkoordinasi di seluruh Provinsi Teheran dan Alborz.
Dalam pernyataan resmi, Garda Revolusi Iran mengonfirmasi bahwa, "berkat pemantauan keamanan dan kewaspadaan personel intelijen di kota Pardis," anggota sel teror yang berbasis di Tabriz telah ditangkap. Kelompok tersebut dilaporkan terlibat dalam perencanaan serangan terhadap lebih dari 10 fasilitas pemerintah, militer, dan keamanan.
Kelompok MKO, yang memiliki sejarah panjang aktivitas teror anti-Iran, termasuk pengeboman warga sipil, diduga telah menyiapkan rencana terperinci untuk menargetkan lokasi-lokasi sensitif di kedua provinsi. Menurut pernyataan tersebut, tujuan mereka adalah untuk "membunuh warga dan mengacaukan keamanan" melalui tindakan-tindakan anti-keamanan.
Dinas intelijen di Pardis mengungkap upaya kelompok tersebut untuk memperoleh bahan baku pembuatan bom rakitan. Bahan-bahan ini akan digunakan dalam operasi yang direncanakan. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa upaya tersebut digagalkan berkat intervensi cepat oleh unit-unit intelijen lokal.
Garda Revolusi Iran (IRGC) menyoroti keberhasilan operasi keamanan Pardis, dengan memuji "pengawasan dinas intelijen kota Pardis dan intervensi cepatnya" yang telah mencegah potensi aksi kekerasan. Penangkapan cepat tersebut dipandang sebagai langkah besar dalam menetralisir ancaman yang terus-menerus ditimbulkan oleh kelompok MKO di Iran.
Terkait hal ini, awal tahun ini, pada bulan Agustus, pasukan intelijen Iran mengumumkan bahwa mereka berhasil membubarkan sel sabotase yang berafiliasi dengan MKO di bagian tenggara Teheran, menurut Gubernur Kabupaten Pakdasht, Mohammad Hassanpour. Ia mengumumkan bahwa kelompok beranggotakan tiga orang tersebut secara aktif berupaya mengganggu ketertiban umum dan menciptakan ketidakstabilan di wilayah tersebut. Badan keamanan Iran dapat mengidentifikasi dan menangkap anggota sel tersebut setelah operasi pengawasan yang komprehensif.
Pada bulan yang sama, pasukan intelijen Iran membongkar sebuah sel teroris, menewaskan enam militan, menangkap dua lainnya, dan menyita sejumlah besar senjata canggih, kendaraan, dan peralatan operasional lainnya di provinsi Sistan dan Balochistan di tenggara negara itu.[IT/r]