0
Sunday 7 December 2025 - 03:55
AS - Iran:

Ketika Pusat Ilmu Pengetahuan Dunia Meniru Drone Iran!

Story Code : 1251737
Related FileKemampuan dan teknologi militer Iran telah melumpuhkan Angkatan Darat AS dan memaksanya untuk meniru dan merekayasa ulang drone Iran!
 
Drone Shahed 136 kini dikenal sebagai model penting dalam industri militer dunia, yang telah ditiru oleh berbagai negara, mulai dari Rusia, Amerika Serikat, hingga Mesir.
 
Kami berbincang dengan "Mehdi Bakhtiari", seorang pakar pertahanan dan militer, di Hamshahri Internet TV, dan kami akan mengulasnya di bawah ini:
Bidang drone, bersama dengan kekuatan rudal, dianggap sebagai salah satu senjata penting dalam doktrin pertahanan Iran, dan telah dikembangkan selama beberapa dekade serta sangat efektif.
 
Karena Iran menghadapi sejumlah keterbatasan dalam hal persenjataan udara, Iran terpaksa berfokus pada isu drone, yang menghasilkan pencapaian besar dalam industri ini. Iran, selain memproduksi drone canggih yang berteknologi kompleks, juga memiliki kemampuan memproduksi drone murah.
 
Hal ini diakui sebagai sebuah pencapaian dalam industri militer, yang dapat dianggap sebagai hal positif, baik dari segi ekspor maupun biaya domestik. 
 
Berita menyebutkan bahwa negara-negara seperti Tiongkok, Rusia, dan Mesir juga telah bergerak menuju rekayasa balik pencapaian militer ini.
 
Namun, yang menarik adalah Iran sendiri, dengan bantuan rekayasa balik drone Amerika ini, mampu mencapai prestasi dalam pembuatan alat militer ini.
Sebagai contoh, pada awal tahun 90-an, kita mampu memproduksi drone sayap tetap dengan bantuan rekayasa balik drone RQ-170 Amerika.
 
Proses ini membawa kemajuan pesat di masa depan, dan salah satu contohnya adalah drone Shahed 136, yang terkenal di dunia.
 
Iran terpaksa berdiri sendiri di bidang pertahanan dan keamanan selama sanksi yang telah berlangsung lebih dari 40 tahun dan mulai membangun peralatan militer.
 
Fakta bahwa Iran berhasil memperoleh teknologi penting seperti itu di bawah sanksi paling berat merupakan pesan terpenting yang disampaikan kepada dunia saat ini.
 
Setiap negara menganggap keamanan sebagai prioritas bagi dirinya sendiri dan bermaksud mencapai keamanan ini melalui kemandirian.[IT/r]
 
Comment


Berita Terkait