Cedera dan Penahanan Dilaporkan dalam Serangan Israel di Tepi Barat
Story Code : 1251740
Israeli raids across West Bank
Beberapa warga Palestina terluka pada hari Sabtu (6/12) selama konfrontasi dengan pasukan pendudukan Zionis Israel di tengah gelombang serangan IOF di Tepi Barat yang diduduki. Konfrontasi sangat intens di Jenin, di mana pejuang Perlawanan lokal membalas serangan Israel dengan alat peledak.
Di Beit Ummar, utara al-Khalil, konfrontasi kekerasan pecah setelah serangan oleh pasukan pendudukan. Sumber pers mengonfirmasi bahwa penggunaan bahan peledak oleh pejuang Perlawanan selama konfrontasi, di tengah beberapa laporan cedera, dengan beberapa korban luka dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
Pada Sabtu dini hari, pasukan pendudukan menahan empat warga Palestina di desa Nabi Saleh, barat laut Ramallah, dalam serangan menjelang fajar. Bersamaan dengan itu, pasukan pendudukan menyerbu sebuah toko komersial di pinggiran kota Iktaba, sebelah timur Tulkarm, di tengah operasi militer yang lebih luas di daerah tersebut.
Selain itu, tiga pemuda dari Qarawat Bani Hassan, sebelah barat Salfit, dipukuli dengan kejam oleh tentara pendudukan. Para korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Darwish Nazzal untuk perawatan medis, menurut sumber-sumber setempat.
Di sebelah barat laut al-Quds yang diduduki, pasukan pendudukan menyerbu kota Biddu dan menahan beberapa pemuda dalam sebuah penggerebekan yang telah direncanakan sebelumnya. Kegubernuran al-Quds yang diduduki, mengutip sumber-sumber setempat, melaporkan bahwa pasukan pendudukan menembakkan peluru tajam dan tabung gas beracun secara ekstensif selama operasi tersebut, yang disertai dengan pengerahan pasukan dalam skala besar di seluruh wilayah tersebut sebelum penangkapan dilakukan.
Kekerasan Zionis Israel yang Tak Henti-hentinya di Tepi Barat
Pada hari Jumat (5/12), Tepi Barat menyaksikan lonjakan serangan dan pelanggaran Israel, termasuk penggerebekan dengan kekerasan, penangkapan, serangan fisik, dan provokasi pemukim yang terus-menerus yang menargetkan para petani Palestina.
Di kamp pengungsi al-Jalazoun, sebelah utara al-Bireh, konfrontasi dengan kekerasan terjadi setelah pasukan pendudukan Israel menyerbu gang-gang sempit di kamp tersebut.
Seorang pria Palestina berusia 45 tahun ditembak di tangan dengan peluru tajam, sementara pria lain menderita luka-luka akibat pecahan peluru di kaki ketika pasukan pendudukan melepaskan tembakan langsung, menggunakan granat kejut, dan tabung gas beracun ke arah penduduk.
Di kegubernuran Jenin, seorang pria berusia 57 tahun menderita memar dan luka-luka setelah dipukuli dengan parah oleh tentara Israel di pos pemeriksaan militer Barta'a.
Ia kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan.
Sebelumnya, saat fajar, pasukan pendudukan Israel menyerbu kota Barta'a, menyerbu beberapa rumah, dan menyebabkan kerusakan properti yang parah.
Beberapa penduduk ditahan selama penyerbuan Israel, di tengah tuduhan dari kelompok advokasi tahanan bahwa tentara mencuri uang dari rumah-rumah selama penyerbuan.[IT/r]