0
Monday 8 December 2025 - 04:05
Suriah - Zionis Israel:

Menlu Sementara Suriah: 'Israel Tetap Menjadi Salah Satu Tantangan Utama Suriah'

Story Code : 1251905
Asaad al-Shibani, Syrian Foreign Minister
Asaad al-Shibani, Syrian Foreign Minister
Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shibani menegaskan kembali pada hari Minggu (7/12) bahwa pendudukan Zionis Israel tetap menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi Suriah, menekankan bahwa Damaskus hanya akan membahas pengaturan keamanan dengan rezim pendudukan setelah penarikan pasukan pendudukan Zionis Israel dari seluruh wilayah Suriah yang diduduki, sejalan dengan hukum internasional dan Perjanjian 1974 yang menetapkan penarikan pasukan Israel dari wilayah Suriah. 
 
Berbicara dalam sebuah panel di Forum Doha di Qatar, al-Shibani menggarisbawahi bahwa Suriah terus mematuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian 1974, bahkan ketika "Zionis Israel" meningkatkan pelanggarannya.
 
'Pendekatan realistis' terhadap dinamika internal dan regional
Al-Shibani mengatakan negara Suriah sedang mengembangkan pendekatan "realistis" terhadap dinamika internalnya di tengah tantangan yang signifikan, seraya menambahkan bahwa Damaskus telah membangun kembali kepercayaan rakyat Suriah, yang ia gambarkan sebagai "ibu kota terbesar" negara tersebut. 
 
Ia menekankan perlunya hubungan yang tenang dengan semua negara, dan menjelaskan bahwa Suriah mencari dukungan internasional yang luas untuk jalur rekonstruksi dan stabilisasinya.
“Diplomasi jelas dan transparan, dan kami menginginkan banyak teman tanpa terjebak dalam keberpihakan,” tambahnya. 
 
Menteri tersebut juga mencatat bahwa Amerika Serikat sekarang mengklasifikasikan Suriah sebagai 'negara mitra', yang mencerminkan apa yang ia sebut sebagai keinginan internasional yang semakin besar untuk melihat negara Suriah mendapatkan kembali peran regionalnya dan berhasil dalam jalur politik dan keamanannya. 
 
Al-Shibani menekankan bahwa keamanan internal dan stabilitas regional saling terkait, dan menegaskan bahwa memulihkan ketenangan di Suriah membutuhkan lingkungan yang bebas dari agresi eksternal, khususnya serangan Zionis Israel.
 
Al-Sharaa: 'Israel' memenuhi pesan positif kami dengan lebih dari 1.000 serangan
Pernyataan menteri tersebut menggemakan pernyataan Presiden transisi Suriah, Ahmad al-Sharaa, yang mengatakan pada hari Sabtu bahwa Damaskus telah mengirimkan "pesan positif kepada Tel Aviv untuk memperkuat stabilitas regional," namun justru disambut dengan lebih dari 1.000 serangan udara Zionis Israel dan 400 serangan mendadak, termasuk pembantaian terbaru di Beit Jinn di pedesaan Damaskus. 
 
Al-Sharaa mengonfirmasi bahwa pemerintahnya sedang berkoordinasi dengan negara-negara berpengaruh untuk menekan pendudukan Israel agar menarik diri dari wilayah yang direbutnya setelah 8 Desember 2024.
 
Ia mencatat bahwa "sebagian besar negara mendukung tuntutan ini," menambahkan bahwa Amerika Serikat terlibat langsung dalam negosiasi tersebut, disertai dengan "dukungan internasional yang luas untuk penarikan Israel ke garis sebelum Desember 2024."[IT/r]
 
Comment