0
Monday 8 December 2025 - 04:26
AS dan Dunia Multipolar:

‘Dunia Multipolar Akhirnya Muncul’: ‘Strategi Keamanan Nasional’ Trump Memicu Perbincangan Daring

Story Code : 1251912
Donald Trump in The Hague, Netherland
Donald Trump in The Hague, Netherland
Reaksi mengalir deras di platform media sosial X, dengan banyak pengguna menggambarkan dokumen tersebut sebagai pengakuan formal atas tatanan global yang sedang bergeser.

Politisi dan diplomat Partai Hijau Erik Solheim menulis bahwa “dunia multipolar akhirnya muncul.”

Solheim berpendapat bahwa strategi tersebut menandakan pengakuan resmi pertama AS bahwa Washington “tidak dapat lagi mengendalikan dunia.” Ia mengatakan seluruh dunia harus "membentuk tatanan dunia baru".

Yang lain memperingatkan bahwa dokumen tersebut merupakan keretakan hubungan yang dramatis dengan Eropa karena Eropa mengambil sikap konfrontatif yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Uni Eropa.

Analis Eropa, Gerald Knaus, menyebut strategi Trump sebagai "ancaman langsung bagi demokrasi dan perdamaian Eropa." Ia yakin strategi tersebut bertujuan untuk memberdayakan kekuatan sayap kanan ekstrem guna melemahkan Uni Eropa dan melemahkan NATO dari dalam.
Profesor Glenn Diesen mengatakan bahwa strategi tersebut secara eksplisit berkomitmen untuk "menumbuhkan perlawanan terhadap arah Eropa saat ini," mempertanyakan apakah "pergantian rezim akan terjadi di Eropa."

Jurnalis Irlandia, Chay Bowes, mengatakan dokumen tersebut menjadikan penghinaan Trump yang telah lama ada terhadap Eropa sebagai "resmi". Ia mengatakan melalui strategi tersebut, Washington menekan ibu kota-ibu kota Eropa untuk memikul tanggung jawab pertahanan penuh sambil menuduh pemerintah-pemerintah NATO menekan kebebasan.

Beberapa komentator mengaitkan strategi tersebut dengan penataan ulang militer AS yang lebih luas, termasuk operasi-operasi baru-baru ini di Karibia. Pengguna X, Geiger Capital, mengatakan kebijakan tersebut mencerminkan pergeseran ke arah prioritas bagi tanah air AS dan Belahan Bumi Barat daripada persaingan dengan China.

Ia mengatakan mereka yang masih menyangkal perlu tahu bahwa "kita sekarang berada di dunia multipolar." Pengguna X lainnya, World at War, mengatakan dokumen tersebut menandai perubahan tajam dari strategi era Biden 2022, yang menekankan multilateralisme dan pertahanan kolektif.

Para kritikus memperingatkan bahwa pendekatan baru Trump, yang berfokus pada keamanan perbatasan, reindustrialisasi, dan pengurangan komitmen global, dapat mengikis NATO, aliansi transatlantik yang terdiri dari 32 negara Amerika Utara dan Eropa.

Namun, tidak semua reaksi berfokus pada geopolitik. Pembuat film Rogue Kite mengatakan strategi Trump mencerminkan kebijakan AS selama puluhan tahun yang dibentuk oleh badan intelijen dan kepentingan perusahaan. Ia mengatakan kebijakan luar negeri AS masih didorong oleh "oligarki imperialis". "AS berkuasa dengan menyebarkan struktur politik yang membuat perintah dari mereka yang memiliki uang terbanyak menjadi tak terelakkan dan tak terhentikan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa seluruh sistem ini dijalankan dengan korupsi, pencurian, dan kolaborasi dengan unsur-unsur kriminal.

Seiring dengan meningkatnya perdebatan global, para analis mengatakan bahwa strategi keamanan nasional yang baru ini mungkin menandai reorientasi kebijakan luar negeri AS yang paling dramatis dalam satu generasi, yang oleh para politisi dianggap sebagai tanda paling jelas dari munculnya dunia multipolar. [IT/r]
 
 
Comment