AS–Eropa Tidak Punya Strategi Jelas soal Iran: Ketua NIAC
Story Code : 1252185
Pernyataan itu ia ungkapkan dalam wawancara eksklusif dengan IRNA yang dipublikasikan Sabtu.
Apa tujuan AS dan Eropa mengajukan resolusi baru di Dewan Gubernur IAEA?
Menanggapi pertanyaan tersebut, Abdi mengatakan bahwa Uni Eropa dan AS saat ini “tidak memiliki kebijakan nyata terhadap Iran”.
Menurut dia, Presiden AS Donald Trump terlihat tidak terlibat langsung, dan pemerintahan AS saat ini hanya aktif pada isu-isu yang menjadi fokus pribadi presiden. Uni Eropa, ujar Abdi, berharap dapat menarik simpati Washington melalui mekanisme tekanan seperti resolusi Dewan Gubernur IAEA.
“Tidak tampak ada strategi lain di luar itu,” katanya. Ia menambahkan bahwa AS “berjalan tanpa arah” dalam kebijakan tekanan maksimum, dan para pejabat tingkat menengah hanya memanfaatkan mekanisme tekanan yang mudah dilakukan seperti resolusi IAEA.
Terkait laporan resmi IAEA yang menyatakan bahwa pembatasan aktivitas pengawasan dan penarikan beberapa inspekor terjadi akibat serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, Abdi mengatakan AS dan Eropa “tidak tertarik mengakui dampak perang yang dipimpin Israel—perang yang mereka dukung”.
Arah kebijakan setelah perang 12 hari dan berakhirnya JCPOA?
Abdi menyebut bahwa selama Trump tetap tidak terlibat dan meyakini bahwa AS telah “membongkar program nuklir Iran”, maka kebijakan AS–Eropa akan terus berjalan otomatis.
“Pada dasarnya hanya satu orang yang menentukan kebijakan tersebut, dan itu adalah Trump,” ujarnya.
[IT/G]