0
Friday 12 December 2025 - 16:19
Iran - Lebanon

Araghchi: Iran Ingin Membuka Babak Baru Hubungan dengan Lebanon

Story Code : 1252790
Araghchi: Iran Ingin Membuka Babak Baru Hubungan dengan Lebanon
Dalam unggahan di X pada Kamis malam, Araghchi mengatakan bahwa meski ia menghargai “undangan baik” dari Youssef Rajji, tidak diperlukan “tempat netral” untuk dialog antara negara yang memiliki hubungan diplomatik penuh dan bersaudara.

Araghchi memahami alasan Rajji tidak siap berkunjung ke Teheran, dengan mengacu pada okupasi Israel dan pelanggaran gencatan senjata.

“Karena itu, saya dengan senang hati menerima undangannya untuk datang ke Beirut,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa Iran ingin membuka “babak baru” hubungan bilateral berdasarkan prinsip yang disampaikan Rajji.

Menurut laporan media lokal, Menteri Luar Negeri Lebanon meminta maaf karena menolak undangan Teheran, namun menegaskan bahwa keputusan tersebut “bukan berarti menolak dialog,” melainkan karena “kondisi yang sesuai” belum tersedia.

Rajji kemudian mengusulkan pertemuan bilateral di “negara ketiga yang netral,” dan menyatakan bahwa Lebanon siap membuka era baru hubungan konstruktif dengan Iran berdasarkan saling menghormati.

Ia juga mengulangi tuntutan—yang banyak didorong Israel, AS, dan sekutunya—agar Hezbollah menyerahkan senjata mereka, meskipun agresi harian Israel terhadap Lebanon terus berlanjut.

Rajji menegaskan bahwa “pembangunan negara yang kuat hanya mungkin jika monopoli senjata berada di tangan pemerintah dan angkatan bersenjata nasional, serta keputusan perang dan damai berada pada otoritas resmi negara.” [IT/G]
Comment