0
Monday 15 December 2025 - 03:35
AS - Suriah:

Trump: Balasan Segera dan Sangat Serius Akan Datang

Story Code : 1253272
Donald Trump, the US President
Donald Trump, the US President
Trump menulis di jejaring sosialnya Truth Social hari ini (Sabtu (13/12) waktu setempat): Kami berduka atas kehilangan tiga tentara patriotik Amerika yang hebat di Suriah, dua tentara dan seorang penerjemah sipil. 
 
Presiden AS menambahkan: Kami juga berdoa untuk tiga tentara yang terluka, yang sekarang dalam keadaan sehat. 
 
Trump menambahkan: Ini adalah serangan ISIS terhadap Amerika Serikat dan Suriah, di daerah yang sangat berbahaya di Suriah yang tidak sepenuhnya berada di bawah kendali mereka. 
 
Menyatakan bahwa kepala pemerintahan sementara Suriah, Ahmed al-Sharaa, sangat marah dan terpengaruh oleh serangan ini, Presiden AS mengatakan: Akan ada balasan yang sangat serius. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini! 
 
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengumumkan pada hari Sabtu waktu setempat tentang serangan di wilayah Palmyra, Suriah: Hari ini [Sabtu, 12 Desember] di Palmyra, Suriah, dua tentara Amerika dan seorang penerjemah sipil tewas dan tiga lainnya terluka.
 
Juru bicara Departemen Perang AS menambahkan: Serangan itu terjadi ketika tentara Amerika sedang dalam misi untuk berkomunikasi dengan para pemimpin lokal, dan misi mereka dilakukan untuk mendukung operasi memerangi kelompok ISIS dan mencegah aksi terorisme di wilayah tersebut. 
 
Ia mengklarifikasi: Nama-nama tentara dan informasi identitas terkait unit mereka tidak akan diumumkan selama 24 jam untuk memberi tahu keluarga mereka dan penyelidikan intensif atas serangan tersebut sedang berlangsung. 
 
Komando Pusat AS di Timur Tengah (CENTCOM) juga mengumumkan: Serangan bersenjata di Palmyra dilakukan oleh seorang militan ISIS tunggal, yang tewas. 
 
Komando AS menambahkan: Pada tanggal 13 Desember, dua anggota militer AS dan satu warga sipil AS (penerjemah) tewas dan tiga anggota militer [koalisi] terluka dalam serangan mendadak oleh seorang penembak jitu ISIS di Suriah. Penembak tersebut berhasil dilumpuhkan dan tewas. 
 
Sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga dan sesuai dengan kebijakan Departemen Perang, identitas anggota militer tidak akan dirilis hingga 24 jam setelah pemberitahuan kepada kerabat terdekat, tambah Komando Pusat AS.[IT/r]
 
Comment