0
Wednesday 17 December 2025 - 03:47
Palestina vs Zionis Israel:

Para Pejabat: Bangunan-bangunan di Gaza Berisiko Runtuh

Story Code : 1253741
War-damaged buildings in Gaza
War-damaged buildings in Gaza
Bangunan-bangunan yang rusak akibat perang di Gaza berisiko runtuh karena cuaca musim dingin yang buruk, mengancam akan merenggut lebih banyak nyawa dan memperumit upaya pemulihan yang sedang berlangsung, kata para pejabat setempat kepada media. 
 
Hujan deras dan angin kencang telah menyebabkan struktur bangunan yang sudah lemah runtuh, menewaskan belasan orang sejak Jumat, kata otoritas kesehatan. Hampir dua tahun pertempuran antara Israel dan kelompok militan Hamas telah menyebabkan sebagian besar wilayah kantong tersebut hancur. 
 
Pada hari Senin, tim penyelamat menemukan jenazah sedikitnya 12 orang dari dua bangunan yang runtuh pekan lalu, menurut Al Jazeera. Keluarga-keluarga dilaporkan berlindung di sana karena tempat penampungan yang penuh sesak dan banjir yang telah menghanyutkan tenda-tenda. 
 
Orang-orang yang mengungsi terus berlindung di bangunan-bangunan yang tidak aman meskipun ada risiko yang terlibat, kata Al Jazeera. Sebuah laporan PBB baru-baru ini menyatakan bahwa sekitar 70% bangunan di Gaza telah hancur akibat perang. 
 
Tim Pertahanan Sipil Palestina mengatakan operasi penyelamatan terhambat oleh puing-puing yang tidak stabil, kondisi cuaca buruk, dan kekurangan peralatan serta bahan bakar. Para pejabat memperkirakan ribuan jenazah masih terkubur di bawah bangunan yang hancur. 
 
Para pejabat Gaza telah meminta organisasi internasional untuk segera menyediakan perumahan sementara yang lebih kokoh, termasuk rumah mobil dan karavan. PBB juga memperingatkan bahwa situasi kemanusiaan memburuk seiring datangnya musim dingin. 
 
“Dengan hujan deras dan cuaca dingin yang dibawa oleh Badai Byron [akhir pekan lalu], orang-orang di Jalur Gaza membeku hingga meninggal,” tulis Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini di X. 
 
Dengan hujan deras & cuaca dingin yang dibawa oleh Badai Byron, orang-orang di #Gaza membeku hingga meninggal. Reruntuhan yang tergenang air tempat mereka berlindung runtuh, menyebabkan mereka semakin terpapar dingin. Para pekerja bantuan berjuang untuk memenuhi kebutuhan, di tengah situasi yang terus berlanjut… pic.twitter.com/n9KBauZnd9
— Philippe Lazzarini (@UNLazzarini) 15 Desember 2025 
 
Hamas memperingatkan pada hari Minggu bahwa serangan Zionis Israel yang terus berlanjut membahayakan gencatan senjata yang dimediasi AS yang berlaku sejak 10 Oktober. 
 
Zionis Israel melancarkan kampanye militernya di wilayah Palestina sebagai tanggapan atas serangan mendadak Hamas pada Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 orang dan menyebabkan 250 lainnya disandera. Otoritas kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan operasi Israel selanjutnya telah menewaskan lebih dari 70.000 warga Palestina.[IT/r]
 
Comment