0
Monday 29 December 2025 - 03:56
Zionis Israel - Suriah:

Pasukan Israel Menyerbu Desa Suriah di tengah Agresi yang Terus Berlanjut

Story Code : 1256188
Israeli tanks and armored vehicles line up the area outside the Druze village of Majdal Shams
Israeli tanks and armored vehicles line up the area outside the Druze village of Majdal Shams
Menurut Kantor Berita Arab Suriah (SANA), sebuah unit yang terdiri dari enam kendaraan militer Zionis Israel memasuki daerah tersebut dari arah Tulul al-Humr pada hari Sabtu (27/12).
 
Konvoi tersebut dilaporkan melewati zona antara Beit Jann dan Hadar sebelum mencapai Taranga dan melanjutkan perjalanan menuju Jubata al-Khashab.
 
Kendaraan-kendaraan tersebut terlihat di tepi selatan Jubatha al-Khashab dan di dataran tinggi yang menghadap kota.
 
Penyerbuan tersebut bertepatan dengan kehadiran pesawat nirawak yang terbang di atas daerah tersebut. Pasukan tersebut kemudian bergerak menuju desa Ufania di pedesaan utara provinsi tersebut, tambah kantor berita itu.
 
Perkembangan ini menyusul insiden terpisah sehari sebelumnya, ketika pasukan pendudukan Zionis Israel menembaki daerah Tel al-Ahmar timur di selatan Quneitra. Menurut media lokal, tiga tembakan dilepaskan, disertai dengan tembakan senapan mesin dan senjata menengah.
 
Pada hari Rabu, Menteri Urusan Militer Zionis Israel, Israel Katz, berjanji untuk melanjutkan serangan militer di seluruh wilayah tersebut.
 
Israel “akan melanjutkan operasinya di Lebanon, Suriah, Jalur Gaza, dan Yaman,” demikian kutipan dari surat kabar harian berbahasa Ibrani Maariv yang mengutip pernyataan Katz selama kursus pelatihan untuk pilot Angkatan Udara Zionis Israel.
 
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Kepala Staf Letnan Jenderal Eyal Zamir juga hadir.
 
“Di Lebanon, kami akan terus menerapkan kekuatan maksimum terhadap Hizbullah; di Suriah, Israel tidak akan mundur dari Gunung Hermon (Jabal al-Sheikh) dan zona keamanan [yang disebut]; dan di Jalur Gaza, Israel tetap berkomitmen untuk membubarkan Hamas dan melucuti senjata wilayah tersebut,” tambahnya.
 
Israel telah berulang kali melakukan tindakan agresi di seluruh wilayah Suriah sejak runtuhnya pemerintahan mantan Presiden Bashar al-Assad akhir tahun lalu.
 
Netanyahu telah menginstruksikan pasukannya untuk maju lebih jauh ke wilayah Suriah untuk merebut beberapa posisi strategis penting di daerah tersebut. Zionis Israel telah memperluas pendudukan di Suriah dengan mengambil alih zona penyangga yang memisahkan Dataran Tinggi Golan yang diduduki dari wilayah lain di negara itu, yang secara efektif melanggar perjanjian pelepasan tahun 1974.
 
Para analis memperingatkan bahwa kelambatan tindakan partai penguasa Suriah, Hay’at Tahrir al-Sham (HTS), ditambah dengan langkah-langkahnya menuju normalisasi hubungan dengan Tel Aviv, telah mendorong Israel untuk memperluas kehadiran teritorialnya di Suriah dan meningkatkan serangan udara di wilayah tersebut.
 
Meskipun HTS telah berjanji untuk bekerja sama dengan Tel Aviv, Zionis Israel tetap tidak bersedia menarik diri dari Suriah.[IT/r]
 
Comment