Iran dan Venezuela Kecam Agresi AS, Negara-Negara Amerika Latin Serukan Respons Internasional
Story Code : 1257462
Araghchi mengecam keras serangan AS serta penculikan Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, menyebutnya sebagai contoh terorisme negara dan pelanggaran kedaulatan Venezuela, sambil menegaskan dukungan Iran terhadap pemerintah terpilih Venezuela, Sabtu (4/1/2026).
Yvan Gil Pinto mengapresiasi solidaritas Iran dan menegaskan tekad rakyat Venezuela mempertahankan kedaulatan menghadapi kebijakan ilegal AS. Sementara itu, negara-negara Amerika Latin seperti Chile, Kolombia, dan Kuba mengecam agresi AS sebagai tindakan kriminal dan menyerukan respons komunitas internasional. Di sisi lain, Mahkamah Agung Venezuela telah menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara untuk menjamin kelangsungan administrasi negara.
Dalam perkembangan terpisah, upaya rezim Israel menyelenggarakan konferensi internasional tentang kecerdasan buatan dikabarkan gagal karena boikot banyak negara sebagai protes atas perang di Gaza. Sekjen Hizbullah Lebanon Sheikh Naim Qassem menyatakan bahwa kemenangan Revolusi Islam Iran telah membebaskan kawasan dari dominasi Barat dan membatasi ekspansi rezim Zionis.