0
Monday 5 January 2026 - 04:10
Saudi Arabia - Yaman:

Angkatan Udara Saudi Serang Pasukan STC di Al Mahrah, Yaman

Story Code : 1257567
STC forces in Al-Ghaydah, Al-Mahrah
STC forces in Al-Ghaydah, Al-Mahrah
Jet angkatan udara Arab Saudi telah melakukan serangan terhadap unit Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung UEA di kota Al Ghaydah, ibu kota Provinsi Al Mahrah timur di Yaman, kata sumber penegak hukum setempat kepada RIA Novosti pada hari Minggu (4/1).
 
“Angkatan udara Saudi menyerang pasukan STC yang ditempatkan di barak di Al Ghaydah setelah mereka menolak untuk mundur dari fasilitas tersebut,” kata sumber itu, menggambarkan serangan tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menegakkan kendali atas situs militer.
 
Serangan udara terbaru ini terjadi di tengah eskalasi cepat dalam perang saudara yang sedang berlangsung di Yaman selatan, di mana STC, gerakan separatis yang didukung UEA, telah memperoleh keuntungan teritorial yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
 
Pada Desember 2025, para pejuang STC merebut kendali atas kota-kota penting di provinsi Hadramout dan Al Mahrah yang kaya minyak sebagai bagian dari serangan besar yang diberi kode nama “Operasi Masa Depan yang Menjanjikan.” Kampanye ini menyaksikan para separatis merebut wilayah yang luas dari pemerintah yang diakui secara internasional, termasuk daerah-daerah yang pernah memiliki hingga 80% dari sumber daya minyak Yaman yang terbukti.
 
Keretakan Antar Sekutu Teluk
Peningkatan aktivitas STC juga memperdalam keretakan besar antara Arab Saudi dan UEA, yang dulunya merupakan mitra dekat dalam koalisi yang memerangi Ansar Allah.
 
Riyadh, yang berkomitmen untuk menjaga persatuan teritorial Yaman, telah berulang kali memperingatkan terhadap tindakan sepihak oleh STC dan telah melancarkan serangan udara terhadap posisi dan dugaan pengiriman senjata yang terkait dengan para separatis.
 
UEA, di sisi lain, telah mengurangi kehadiran militer langsungnya, dengan laporan penarikan pasukan menyusul ketegangan atas kemajuan STC.
 
Pemerintah yang Didukung Saudi Melakukan Penolakan
Pada hari-hari pertama Januari 2026, pasukan yang setia kepada pasukan yang didukung Saudi merebut kembali Mukalla, ibu kota provinsi Hadramout, setelah kampanye udara Saudi yang terus-menerus terhadap kamp-kamp STC.
 
Penduduk setempat melaporkan para pejuang STC mundur dari pos-pos militer, memungkinkan pasukan yang didukung Saudi untuk merebut kembali infrastruktur utama, termasuk bandara al Rayyan.
 
Serangan tersebut merupakan penolakan signifikan terhadap kemajuan separatis dan menyoroti tekad Riyadh untuk melawan setiap fragmentasi negara yang dirasakan.
 
Deklarasi tersebut meningkatkan kekhawatiran internasional atas stabilitas Yaman dan mempersulit upaya Arab Saudi untuk menyatukan faksi-faksi melalui dialog yang diadakan di Riyadh.[IT/r]
 
Comment