Respon Ulama Senior terhadap Simpati AS dan Israel kepada Rakyat Iran: Munafik!
Story Code : 1258309
Dalam sidang Dewan Garda pada Rabu, Ayatollah Jannati menyinggung sejumlah isu, termasuk pernyataan-pernyataan bernada melunakkan dari Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di tengah kebijakan koersif mereka terhadap Iran.
Ia menegaskan bahwa “klaim munafik” tentang kepedulian terhadap rakyat Iran disampaikan pada saat yang sama ketika tangan Trump dan Netanyahu masih “berlumuran darah anak-anak terbaik bangsa ini”, serta ketika mereka terus menambah tekanan melalui “sanksi-sanksi yang kejam” terhadap rakyat Iran.
Ayatollah Jannati menyatakan bahwa kesadaran rakyat merupakan penghalang kuat terhadap berbagai konspirasi, seraya menambahkan bahwa musuh-musuh Iran kini menempuh cara-cara baru untuk membalas kekalahan beruntun mereka di Republik Islam.
Ia juga merujuk pada pernyataan terbaru Pemimpin Revolusi Islam terkait demonstrasi di dalam negeri, dan menekankan bahwa pemisahan antara para pengunjuk rasa dan perusuh harus menjadi prioritas utama aparat penegak hukum. “Keputusan yang tepat dan tepat waktu akan menggagalkan rancangan musuh dan menetralisasi konspirasi mereka,” ujarnya.
Di bagian lain pidatonya, Ayatollah Jannati turut mengecam serangan AS terhadap Venezuela dan penculikan presidennya, dengan menyatakan bahwa “perilaku arogan Washington menunjukkan bahwa aturan hukum internasional hanya berlaku bagi mereka selama sesuai dengan kepentingannya.”
Ia memperingatkan bahwa sikap diam dan tidak bertindak dari organisasi-organisasi internasional terhadap tindakan berlebihan pemerintah AS akan semakin merusak kredibilitas lembaga-lembaga tersebut. [IT/G]