0
Saturday 7 February 2026 - 03:45
Pakistan vs Teroris:

Ledakan Di Masjid Syiah di Islamabad Menewaskan Lebih dari 30 Orang, Melukai Lebih dari 160 Orang

Story Code : 1262552
Security personnel and locals gather at a blast site inside a mosque in Islamabad
Security personnel and locals gather at a blast site inside a mosque in Islamabad
Ledakan tersebut terjadi di Imambargah Khadijah al-Kubra di daerah Tarlai, Islamabad tenggara, saat salat Jumat.
 
Seorang juru bicara administrasi distrik mengatakan setidaknya 31 orang tewas dan 169 orang terluka ketika ledakan menghancurkan imambargah tersebut.
 
Sebelumnya, sebuah sumber polisi mengatakan kepada AFP bahwa setidaknya 30 orang tewas dan lebih dari 130 orang terluka, menambahkan bahwa jumlah korban "diperkirakan akan meningkat lebih lanjut".
 
Gambar-gambar dari lokasi kejadian menunjukkan mayat-mayat tergeletak di lantai berkarpet di tengah pecahan kaca dan puing-puing. Di luar masjid, para jamaah yang terluka terlihat di taman sementara orang-orang di sekitar meminta bantuan.
 
🔴 Laporan: Ledakan di masjid di Islamabad menyebabkan 11 orang tewas, 20 lainnya terluka
 
Ikuti: https://t.co/mLGcUTSA3Q pic.twitter.com/NjQUmmbShX
— Press TV 🔻 (@PressTV) 6 Februari 2026
 
Tim polisi dan Rescue 1122 tiba tak lama setelah ledakan dan melancarkan operasi penyelamatan, menurut media Pakistan.
 
Menurut administrasi Islamabad, 169 orang dipindahkan ke rumah sakit setelah petugas tanggap darurat tiba di lokasi.
 
Keadaan darurat diumumkan di Rumah Sakit Poliklinik, Institut Ilmu Kedokteran Pakistan (PIMS), dan Rumah Sakit CDA. Seorang juru bicara PIMS mengkonfirmasi kepada Dawn bahwa tindakan tersebut diambil atas arahan direktur eksekutif rumah sakit. Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk mendonorkan darah.
 
Juru bicara Kepolisian Wilayah Ibu Kota Islamabad, Taqi Jawad, mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan sifat pasti ledakan tersebut. Namun, ia mengindikasikan bahwa tanda-tanda awal menunjukkan bom bunuh diri.
 
Daerah tersebut telah ditutup oleh personel keamanan, dan asisten komisaris telah ditugaskan untuk mengawasi perawatan medis bagi para korban luka.
 
Para pejabat Pakistan mengutuk keras serangan tersebut. Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyatakan "kesedihan mendalamnya" atas ledakan tersebut.
 
Presiden Asif Ali Zardari juga menyampaikan belasungkawa, dengan mengatakan, "Menargetkan warga sipil yang tidak bersalah adalah kejahatan terhadap kemanusiaan." Dia menginstruksikan agar semua fasilitas medis yang memungkinkan diberikan kepada mereka yang terluka.
 
Sementara itu, duta besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, mengutuk serangan itu dalam sebuah unggahan di X.
 
“Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus dan mendalam kepada pemerintah dan rakyat Pakistan, khususnya kepada keluarga yang berduka,” katanya, seraya menambahkan, “Doa dan harapan kami menyertai keluarga yang telah kehilangan orang-orang terkasih mereka, dan kami berdoa untuk kesembuhan yang aman dan cepat bagi mereka yang terluka.”[IT/r]
 
Comment